SLEMAN – Jelang laga tandang ke Balikpapan, Kamis (5/7) mendatang PSS Sleman, dipusingkan dengan kondisi pemain tengah Syamsul Chaerudin yang belum fit 100 persen. Padahal, tenanga Syamsul sangat dibutuhkan untuk menyimbangkan serangan.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara masih memantau perkembangam Syamsul. Dia berharap, anak asuhnya ini segera pulih kondisinya. “Posisi fifty-fifty. Kami akan terus pantau perkembangannya dan terus berkonsultasi dengan tim dokter,” kata Seto kepada Radar Jogja Senin (2/7).

Seto belum bisa memastikan kans eks pemain timnas tersebut, untuk memperkuat lini tengah Super Elang Jawa. Meski pun pulih dalam kondisi dekat, Syamsul pun harus menjalani treatment khusus. Terutama, meningkatkan stamina fisik setelah mengalami cedera.

Selain Syamsul, PSS Sleman juga dipastikan tidak akan diperkuat striker I Made Wirahadi yang mengalami cedera engkel. Meski begitu, PSS Sleman tetap akan mencari aternatif pemain, untuk menyeimbangkan lini tengah dan serang mereka. Seperti diketahui, peran Syamsul di lini tengah cukup berpengaruh.

Sementara untuk persiapan fisik, Seto mengaku dalam progres yang cukup baik. Persiapan dua minggu menjelang laga, dianggap cukup untuk mengembalikan performa pemain. “Waktu satu minggu kami siapkan untuk memulihkan fisik pemain,” katanya.

Sedangkan dari segi permainan, Seto melihat pasca libur Lebaran, ada penurunan dari segi bermain. Namun dia memaklumi hal tersebut. “Saat uji coba terakhir sudah ada progres,” katanya. (bhn/din/mg1)