JOGJA – Martapura FC membawa 20 pemain untuk menghadapi PSIM Jogja dalam lanjutan Liga 2 grup timur. Kedua tim dijadwalkan bentrok Selasa (3/7) besok di Stadion Sultan Agung, Bantul. Bukan tanpa alasan jika Laskar Sultan Adam membawa skuad gemuk.

Selain karena lawan yang dihadapi PSIM, juga karena setelah dari Jogja tim akan melawat ke Biak, 9 Juli. “Kami langsung ke Biak setelah dari Jogja. Jadi kami bawa pemain lebih banyak daripada biasanya. Sebagai bentuk antisipasi dan agar kami punya banyak pilihan,” kata Asisten Pelatih Martapura FC Isnan Ali kepada wartawan.

Eks pemain Timnas Indonesia itu mengatakan, dirinya tidak akan memandang remeh tim asuhan Bona Simanjuntak tersebut. Sanksi pengurangan poin di awal kompetisi melecut para pemainnya untuk selalu tampil habis-habisan.
“PSIM selalu bermain dengan motivasi tinggi jika main di kandang. Beberapa kali bertemu mereka bermain kolektif. Selain materi pemain mereka juga bagus. Semuanya patut kami waspadai,” tambahnya.
Martapura sedikit diuntungkan dengan batalnya pertandingan Piala Indonesia melawan Persibeng Bengkayang yang urung dimainkan, Jumat (29/6). Sehingga pemain memiliki cukup kebugaran untuk bermain melawan PSIM.

Di sisi lain, fullback PSIM yang musim lalu sempat bermain untuk Martapura, Crah Eka Anger mengaku sudah tak sabar merumput melawan eks klubnya itu. Jika diberi kepercayaan turun, dia mengaku tetap profesional dan akan memberikan yang terbaik untuk Laskar Mataram. “Saya tetap profesional. Ibarat sekarang sudah ganti tim, ya ganti bendera,” tuturnya seperti disitir dari situs resmi klub. (riz/laz/mg1)