GUNUNGKIDUL- AS, warga Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo harus berurusan dengan hukum karena penggelapan uang Koperasi Mulyo, Kepek, Wonosari. Akibat perbuatannya ini, dia terancam lima tahun penjara.

Kasus tersebut mencuat sejak awal Mei 2018. Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Riko Sanjaya mengatakan, penanganan kasus dugaan penggelapan menindaklanjuti laporan dari Koperasi Mulyo. Hasil audit internal koperasi menemukan adanya kejanggalan dalam transaksi kredit. Dalam audit, ditemukan kredit fiktif dengan nilai belasan juta rupiah.”Dalam penyidikan, kemudian AS ditetapkan sebagai tersangka dugaan penggelapan uang koperasi sebesar Rp 19 juta,” kata Riko Sanjaya Jumat (29/6).

Selanjutnya tersangka diamankan ke mapolres guna menjalani proses hukum. Tersangka dititipkan mulai menghuni rutan Polres sejak 26 Juni. Dari pengakuan AS, uang yang di ambil tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. “Tidak langsung diambil Rp 19 juta, tapi bertahap dan tidak terasa sudah banyak, begitu pengakuan AS,” ujarnya.

Terhadap AS, kepolisian menyangkakan Pasal 374 tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman 5 tahun penjara. Pengembangan terkait kasus tersebut masih terus dilakukan. (gun/din/mg1)