Terkait surat pembekuan organisasi yang dipimpinnya, Ketua Umum Asprov PSSI DIJ Bambang Kuncoro (Bakun) mengaku kecewa. Terlebih menurutnya PSSI mengakomodasi beberapa orang yang mengatasnamakan Forum Anggota Asprov.
Selain itu PSSI juga melakukan pembekuan tanpa klarifikasi terhadap kepengurusannya. Dampak dari pembekuan tersebut, program pembinaan usia muda terganggu.

“Padahal kegiatan pembinaan ada yang sedang bergulir seperti liga sepak bola pelajar, kursus pelatih,’’ jelasnya. Menurutnya, PSSI mengambil keputusan tanpa data lengkap. Dia menyebut forum anggota asprov itu saat sosialisasi technical meeting dan manager meeting Liga 3 serta Soeratin hadir serta mensuport juga padahal.

Namun apa daya, surat dari Jakarta sudah kadung terkirim. Selanjutnya pihaknya akan melakukan langkah-langkah menyikapi surat dari PSSI tersebut. Seperti melakukan rapat dengan anggotanya. Termasuk membalas permintaan klarifikasi dari PSSI.

Bakun juga menyebut akan memanggil forum anggota Asprov membahas dinamika yang ada. “Semua langkah akan kami tempuh. Memberikan penjelasan kepada PSSI dan anggota. Semoga ada solusi yang terbaik,” katanya. (riz/din/mg1)