JOGJA – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) Rabu (27/6) ternyata juga ikut libur. Mengikuti hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah pusat seiring dengan penyelenggaraan pilkada serentak. Tidak sedikit orang tua calon siswa (casis) yang ingin melakukan pendaftaran ulang secara online, sehingga mereka kecele. Padahal, intruksi setiap casis harus melakukan pendaftaran ulang ini dilontarkan seorang pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja.

”Saya baru baca di koran dan grup Whatsapp bahwa disuruh untuk ngulang (daftar ulang). Mau tanya informasi kok malah libur,” keluh seorang warga Arif.
Dari pantauan, tidak sedikit orang tua yang datang ke kantor Disdik Kota Jogja. Itu setelah mereka gagal melakukan pendaftaran ulang secara online. Ya, laman www.yogya.siap-ppdb.com kemarin tak bisa diakses. Ketika diakses laman tersebut hanya memunculkan tulisan,”Mohon maaf!! Halaman ini dapat diakses pada tanggal 27 Juni 2018 pk. 23:59 WIB sampai 3 Juli 2018 pk. 14:00 WIB”.

Warga Muja-Muju ini mengaku telah melakukan pendaftaran ulang sejak awal. Persisnya Senin (25/6). Sebab, waktu pendaftaran ulang berpengaruh terhadap proses seleksi. Karena itu, Arif merasa intruksi pendaftaran ulangi ini sangat merugikan.”Karena ada aturan jika ada kesamaan jarak, perhitungan berikutnya berdasarkan nilai atau waktu pendaftaran,” ungkapnya

Sri Lestari mengeluhkan hal serupa. warga Kotabaru ini mempertanyakan kebijakan pengulangan pendaftaran ulang. Apalagi dengan informasi adanya perubahan jarak RW yang akan ditampilkan dalam laman.

”Sebenarnya kemarin sudah aman. Rumah dekat SMP 5 atau SMP 8. Kalau diubah lagi semoga jaraknya tidak bertambah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Jogja Edy Heri Suasana ketika ditemui hendak memimpin rapat di kantor Disdik Kota Jogja mengakui saat ini laman www.yogya.siap-ppdb.com masih dilakukan pembaruan validasi jarak RW dengan 16 SMP negeri di Kota Jogja.

Karena itu, Edy meminta maaf lantaran casis dan orang tua harus mengulang proses pendaftaran. ”Tapi memang perlu kami cocokan lagi datanya,” katanya.

Edy menegaskan, meski terdapat pengurangan waktu pendaftaran secara online, tata kala waktu pendaftaran tidak berubah. Untuk jalur prestasi, waktu pendaftaran online dengan kuota 15 hingga 3 Juli. Pengumumannya keesokkannya. Sedang jalur zonasi berbasis jarak dengan kuota 75 persen dibuka hingga 6 Juli. Sedangkan pengumumannya 7 Juli.

“Waktunya masih cukup lama dan tidak ada perpanjangan waktu pendaftaran,” katanya. (pra/zam)