JOGJA-Dengan pertimbangan menjadi rujukan peneliti, mahasiswa, dan masyarakat umum mencari referensi, Perpustakaan Kota Jogja menyiapkan pojok-pojok khusus. Yang terbaru akan dikenalkan Aleksa (Ada Koleksi Lokal Konten Jogjakarta).

Keberadaan Aleksa melengkapi jajaran pojok tematik yang sudah dibuat, seperti Sirima atau Presiden dari masa ke masa, Refa sigkatan dari referensi favorit anda, Belinda atau blind corner untuk anda serta Kartika yaitu koran dan majalah terbitan berkala. “Aleksa ini khusus untuk buku referensi tentang Jogjakarta,” ujar Kepala Seksi Pelestarian Koleksi Pustaka dan Naskah Kuno Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jogja Ismawati Retno Rabu (26/6).

Beberapa pojok tematik tersebut berada di lantai dua Perpustakaan Kota Jogja yang berada di Jalan Suroto Kotabaru. Isma mengatakan pojok tematik tersebut sengaja dikonsep untuk memudahkan pemustaka mencari referensi sesuai kebutuhannya. Sebelumnya, jelas dia, peneliti atau mahasiswa yang akan mencari referensi kesulitan menemukan buku yang dicari karena tersebar.

“Makanya kami kelompokkan, jika mencari referensi apapun tentang Jogjakarta cari di Aleksa,” terangnya.

Mantan staf Humas Pemkot Jogja itu menambahkan di Aleksa terdapat ratusan koleksi buku tentang Jogjakarta mulai dari budaya tardisional dan populer, data informasi tentang Jogjakarta, bahan pustaka dari OPD di Pemkot Jogja, potensi daerah hingga arsitektur lokal. “Kami juga memiliki buku kuno tahun 1930-an tentang Jogja yang ditulis dalam bahasa Belanda,” ujarnya.

Tapi karena faktor usia, buku yang sebelumnya berada di Kelurahan Ngupasan Gondomanan itu diletakkan dalam lemari khusus. Perpustakaan Kota Jogja berkeinginan buku tersebut bisa dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia. “Kami juga terus melengkapi koleksi tentang Jogjakarta,” ucapnya. (pra/din/fn)