SLEMAN – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 mengagendakan satu kali ujicoba sebelum nantinya bertolak ke Sidoarjo, Jawa Timur. Tim Garuda Nusantara itu akan memulai petualangan di Piala AFF U-19 tanggal satu bulan depan. Namun setelah sebelumnya berujicoba dengan Persis Solo dan PSS Sleman, lawan ke tiga Syahrian Abimanyu dkk sulit didapatkan.

Tim Liga 2 PSIM Jogja yang dijajaki untuk latih tanding menolak ajakan berujicoba lantaran memiliki jadwal padat di bukan Juli. Karena itu Laskar Mataram fokus mempersiapkan tim untuk kompetisi Liga 2. Terlebih, Ismail Haris dkk masih memiliki tanggung-an minus 1 poin di tabel klasemen wilayah timur.

Setelah gagal berujicoba dengan PSIM, tim Liga 3 Persiba Bantul men-jadi bidikan pelatih Timnas U-19 In-dra Sjafri. Namun, Laskar Sultan Agung juga mengisyaratkan keberatan memenuhi ajakan uji coba dari skuad Garuda Nusantara. Perkara skuad yang belum komplet jadi kendala. ”Infonya memang seperti itu kami diajak uji coba dengan Timnas U-19, tapi kami belum kasih jawaban bisa atau tidak,” tutur pelatih Persiba Suwandi HS, Senin(25/6).

Alasanya, Suwandi menyebut kon-disi timnya masih belum ideal untuk diajak beruji coba atau menjalani sebuah pertandingan sarat tekanan. Terlebih, skuadnya saat ini baru mu-lai kembali berlatih setelah libur Lebaran selama 15 hari.

”Kalau latihan perdana kami se suai rencana pada 20 Juni lalu terealiasasi mungkin tak masalah. Tapi baru pa-gi tadi (kemarin, Red) kami berkum-pul kembali setelah libur panjang. Itu pun tidak lengkap seluruh pemain hadir,” ungkap juru taktik asal Gresik tersebut.

Eks bek Timnas era 2.000 itu menyebut latihan perdana yang dipimpinnya hanya diikuti 10 pemain dan mayoritas merupakan pemain-pemain lokal Bantul. Sementara sekitar enam pemain luar kota disebutnya baru bisa ber-gabung. ”Nah, sekarang misalnya pemain baru latihan kemudian kami beri materi tinggi untuk persiapan uji coba jelas tidak mungkin. Kasihan pemainnya,’’ tambahnya.

Menurutnya, sebenarnya uji coba ini bagus bagi timnya. Apalagi dengan Timnas. Tetapi dia realistis saja paling tidak idealnya itu baru bisa uji coba 1 Juli nanti. ”Tapi ini kami komunikasikan lagi dengan asisten pelatih serta manajemen seperti apa lanjutnya,” kata Suwandi.

Sebelumnya, pelatih Timnas Indo-nesia U-19 Indra Sjafri mengagenda-kan uji coba pada 27 Juni melawan satu dari sejumlah tim calon lawan. Selain PSIM, mereka juga menjajaki Malang United dan Timnas Myanmar. Namun hingga akhirnya dia menyebut Persiba Bantul yang menjadi lawan mereka pada uji coba di Stadion Sul-tan Agung Bantul pada Rabu (27/6) malam.

”Lawannya Persiba Bantul, mungkin kami main malam hari untuk me-nyesuaikan dengan turnamen nanti di Sidoarjo,” kata Indra. (riz/din/ong)