Panwas Kabupaten Purworejo meminta ada perpindahan tiga tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Purwodadi, Bagelen, dan Ngombol. Permintaan itu didasarkan laporan dari Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang menilai keberadaan TPS itu berdekatan dengan posko pemenangan salah satu calon.

“Dari tiga yang kami minta dipindahkan, dua tempat yakni di Purwodadi dan Ngombol sudah dipindah. Tapi yang di Bagelen tidak mau dipindah,” kata Ketua Panwaskab Purworejo Rinto Hariyadi Senin (25/6).

Dikatakan, pemindahan itu memang dimaksudkan untuk menghindarkan terjadinya praktik mempengaruhi calon pemilih yang di TPS tersebut. Terkait adanya TPS yang tidak dipindahkan, dirinya tidak mempermasalahkan, hanya saja memang dibutuhkan pengawasan yang ekstra.

“Sejak 10 hingga 22 Juni kemarin kami memang menurunkan PTPS di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Purworejo. Mereka bertugas untuk memetakan berbagai potensi kerawanan pelaksanaan pilgub di Kabupaten Purworejo,” jelasnya.

Setidaknya ada 15 indikator yang menjadi pegangan para pengawas di TPS untuk melakukan kerjanya. Dan dari hasil rekapan yang ada menunjukkan masih tingginya potensi kerawanan di Purworejo. “Dari 1.729 TPS, ada 786 TPS yang kami nilai rawan,” tambahnya. (udi/laz/mg1)