SLEMAN – Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan makna Idul Fitri adalah kembali suci. “Dosa-dosa telah diampuni Allah dengan menjalankan puasa Ramadan” kata Sutrisna saat syawalan keluarga besar UNY (22/6).

Dia berharap setelah Lebaran bisa meningkatkan kinerja. Menjalin ukhuwah di antara civitas akademika UNY untuk menjadikan UNY unggul.

Sedangkan Doktor Sosiologi Politik dan Komunikasi Australian National University Yudi Latif mengatakan setelah sebulan seseorang ditempa saat Ramadan, umat muslim menjadi pemenang. Kembali ke fitrah, kembali pada sifat manusia dan berproses menjadi manusia seutuhnya.

‘’Manusia terbagi tiga dimensi. Yaitu basyar atau dimensi biologis, an naas atau dimensi sosial dan insaan atau dimensi spiritual,’’ kata

Tiga dimensi tersebut, kata Yudi, perlu diperhatikan oleh dunia pendidikan. Namun Indonesia mengalami krisis dalam bidang dimensi sosial.

‘’Untuk itu, perlu kembali dibangun jaringan kebersamaan. Salah satunya menekankan budaya kreatif, dengan memerhatikan tiga dimensi tersebut,’’ kata Yudi.

Pendidikan harus memerhatikan aspek kecakapan. Fokus pada aspek biologis. Membangun dimensi insaniah dengan memerhatikan dimensi humanitas manusia. Kepekaan nurani serta dimensi an naas dengan silaturahmi berbagi kasih dan rezeki dengan pulang ke kampung halaman. (ita/iwa/fn)