JOGJA – Karena ngopi empat gelas sebelumnya, penyakit gula Agung naik saat diperiksa tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja di Terminal Giwangan kemarin. Agung yang merupakan sopir bus Jogja-Surabaya itupun dibekali obat dan vitamin sebelum mengemudikan busnya.

“Sebenarnya tidak biasa ngopi, tapi tadi pagi (kemarin) ingin ngopi. Ketika dites gulanya tinggi,” ujar Agung.

Meski diketahui gula darahnya naik, Agung tetap boleh melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Menurut Agung, pulang pergi (PP) Jogja-Surabaya perlu waktu 22 jam.

“Jogja ke Surabaya sekitar tujuh sampai delapan jam itu kalau tidak macet,” kata Agung.

Sopir bus Mira itu mengaku sekali perjalanan PP tersebut hanya beristirahat ketika sudah sampai di tujuan. Selama perjalanan Agung tidak pernah mengonsumsi minuman energi.

Hanya air putih saja. “Kalau sudah tidak kuat, paling mampir di pool untuk ganti sopir,” kata Agung.

Dia menjadi salah seorang di antara lima sopir bus antar kota antar propinsi (AKAP) yang kedapatan mengidap penyakit gula atau diabetes mellitus (DM). Selain itu, dari 50 sopir yang diperiksa, sekitar 18 sopir mengidap hipertensi.
Dari 50 sopir yang dites tidak ada yang mengonsumsi alkohol maupun narkoba.

“Penyakit seperti pada umumnya gula, hipertensi atau kolesterol,” kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Jogja Tri Mardaya di sela pemeriksaan.

Namun bagi para sopir, selain dibekali obat dan vitamin, juga diberi pesan supaya beristirahat jika capai. Termasuk jika merasa mengantuk, Tri menyarankan berhenti dulu dan tidur sebentar lima hingga 10 menit.

“Utamakan keselamatan. Jangan kejar setoran. Penumpang kalau diinformasikan sopir akan istirahat sebentar juga pasti menerima karena terkait keselamatan,” katanya.

Pantauan di terminal Giwangan Jogja, pada H+5 Lebaran masih terlihat arus balik ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Penumpang yang diberangkatkan 9.221 orang dan kedatangan 7.278 orang.

Puncak arus balik di Terminal Giwangan menurut Koordinator Terminal Bhekti Zunanta akan terjadi pada Sabtu (23/6). “Jumat (hari ini) akan ada program balik gratis,” tutur Bhekti. (pra/iwa/fn)