MUNGKID-Kemarin (21/6), adalah hari pertama masuk kerja bagi pegawai di lingkungan Pemkab Magelang maupun Pemkot Magelang. Syawalan atau Halal Bihalal dilakukan usal apel pagi.

Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto memimpin kegiatan tersebut di Halaman Setda Kabupaten Magelang. “Beberapa hari ini kita menikmati libur panjang, semoga hari ini sudah semangat kembali bekerja melayani masyarakat,” katanya.

Tavip juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf, harapannya ke depan kinerja Pemkab Magelang bisa lebih baik. Dia mengapresiasi karena beberapa pekerjaan sudah diselesaikan bersama tapi masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang masih harus diselesaikan bersama.”Kita punya tugas menyelesaikan agenda smart city di Kabupaten Magelang,” tuturnya.

Tavip menambahkan, agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Magelang selalu semangat bekerja dan bersama-sama menjaga integritas. Yakni selalu mengutamakan pelayanan pada masyarakat mudah-mudahan bisa kembali melayani masyarakat dengan lebih baik lagi.

Tavip juga mengimbau pada seluruh jajarannya agar selalu menjaga kondusivitas, kenyamanan dan kemanan lingkungan jelang Pilkada Bupati yang tinggal beberapa hari lagi. “Agar pelaksanaan Pilkada Kabupaten Magelang berjalan kondusif, aman, lancar dan mendapat pemimpin yang amanah sehingga Magelang lebih maju dan lebih sejahtera,” ujarnya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito akan memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang yang membolos di awal masuk kerja usai libur hari raya Idul Fitri tahun 2016. Dia tidak segan-segan memecat para karyawan yang tidak disiplin dan tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaannya tersebut. “Tentu akan kami berikan sanksi sesuai PP. Kalau tidak serius akan saya pecat,” ungkapnya.

Menurutnya pemerintah selama ini telah memberikan penghargaan berupa gaji kepada para karyawan yang dirasa telah cukup.”Namun jika masih ada yang tidak masuk sungguh keterlaluan lah. Pemerintah sudah memberikan libur yang cukup panjang, gaji yang cukup juga,” urainya.

Dia juga tidak akan membeda-bedakan baik itu ASN ataupun non ASN yang tidak mematuhi aturan yang ada maka akan ditindak dengan tegas. “Tidak ada terkecuali, siapa saja yang melanggar akan kami berikan sanksi yang tegas,” tandasnya. (dem/din/fn)