JOGJA – Membawa buah tangan atau oleh-oleh setelah menjalani liburan memang menjadi hal lumrah bagi sebagian orang. Memanfaatkan libur Lebaran untuk mencari buah tangan dan diberikan kepada handai taulan.

Malioboro dan Pasar Beringharjo yang menjadi pusat penjualan oleh-oleh di Kota Jogja terlihat masih ramai pengunjung kemarin. Mereka mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang. Penjual oleh-oleh pun panen untung.

Seperti diungkapkan Setyianingsih, penjual bakpia di Malioboro. Dia mengaku pendapatannya naik dua kali lipat dari biasanya.

Pada hari biasa dia menjual 20 dus bakpia. Pada liburan Lebaran mampu menjual sampai 60 dus per hari. “Yang paling banyak diburu bakpia. Satu rombongan keluarga sekali beli bisa sampai 10 dus bakpia,” ujar Setyianingsih.
Pedagang suvenir Zulfan mengatakan dagangannya laris manis pada libur Lebaran. Dagangan miliknya seperti blangkon dan kaos tulisan Jogja banyak diminati wisatawan luar kota.

Hal sama dialami penjual batik di Pasar Beringharjo. Penjual batik Suryani mengatakan penjualan meningkat cukup signifikan.

‘’Dalam sehari bisa laku hingga berlusin-lusin. Batik biasanya dibeli satu set seperti set keluarga. Tapi kadang juga bisa beli dengan motif berbeda-beda,” ujar Suryani. (cr5/iwa/fn)