Setelah vakum selama enam tahun, turnamen Piala Indonesia kembali bergulir musim 2018 ini. Sebanyak 128 tim dari tiga kasta liga di Indonesia ikut ambil bagian. Namun banyak tim yang tidak memrioritaskan kejuaraan tersebut. Termasuk juga klub peserta dari DIJ.

Rizal SN, Jogja

Setelah undian pembagian zona dan lawan digelar awal Mei lalu, jadwal pertandingan babak 128 besar Piala Indonesia 2018 keluar Selasa (19/6). Lima tim DIJ yakni PSS Sleman, PSIM Jogja, Gajah Mada FC, Persiba Bantul dan PS Tira tergabung dalam zona 8. Selain mereka, ada pula tiga tim Jawa Tengah yang termasuk di dalamnya, yaitu Persibara Banjarnegara, PSD Demak, dan Persitema Temanggung.

Dalam undian yang dilakukan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria di di Stadion Pakansari, Rabu (3/5), mempertemukan PSS Sleman dengan PSD Demak; Gama FC vs Persibara Banjarnegara, PSIM vs Persitema Temanggung dan Persiba yang ditantang tim Liga 1 PS Tira.

Babak lanjutan 128 besar Piala Indonesia 2018 dipastikan mulai bergulir pada 29 Juni mendatang. Sebelumnya empat pertandingan babak ini sudah berlangsung sejak 8 Mei lalu dengan ditandai laga pembuka antara tuan rumah Persibo Bojonegoro melawan Madura United.

Sisa 60 pertandingan di babak 128 besar bergulir hingga 13 Agustus mendatang. Jadwal pertandingan Piala Indonesia disesuaikan dengan jadwal Liga 1 dan Liga 2 agar tidak berbenturan. Sementara itu, tim-tim DIJ juga telah mendapatkan jadwalnya masing-masing di Piala Indonesia, termasuk venue pertandingan.

Tim Liga 3 DIJ Gajah Mada FC harus bertandang ke Stadion Sumitro Kolopaking untuk menantang tim Liga 3 Jateng Persibara Banjarnegara, pada 20 Juli. Sebelumnya PSS Sleman harus menjalani tandang ke kandang PSD Demak, Rabu 18 Juli. Kemudian PSIM Jogja juga harus melawat ke Stadion Gelora Bumi Phala markas Persitema Temanggung, 22 Juli. Duel dua tim Bantul bakal tersaji pada Selasa 24 Juli ketika Persiba menjadi tuan rumah menjamu PS Tira.

Piala Indonesia 2018 melibatkan 128 peserta terdiri atas 18 klub Liga 1, 24 klub Liga 2 dan 86 klub Liga 3. Tim-tim ini tersebar hampir di seluruh wilayah nusantara. Untuk memudahkan perjalanan maupun akomodasi tim, PSSI membagi 16 zona berdasarkan wilayahnya. Masing-masing zona diisi tim-tim Liga 1, Liga 2 dan Liga 3. Namun, dari 16 zona ini ada juga yang tidak ada tim Liga 1 dan ada pula yang diisi dua tim liga 1.

Dengan 128 peserta Piala Indonesia akan dibagi dalam babak 127 besar atau round 1, babak 64 besar (round 2), babak 32 besar (round 3), babak 16 besar (round 4), babak delapan besar (perempat final), babak empat besar (semifinal) dan final.

Untuk round 1 dan round 2 sistemnya single match atau satu pertandingan. Tuan rumah dari pertandingan ini adalah klub yang statusnya lebih rendah. Sistem pertandingan home and away mulai diterapkan di babak 32 besar atau round 3 sampai final. Sementara terkait dengan pengesahan pemain pada ajang ini, adalah pemain yang telah mendapatkan pengesahan pada kompetisi di tahun 2018 sesuai strata kompetisi masing-masing, yaitu Liga 1, Liga 2 ataupun Liga 3.

Meskipun demikian, banyak klub yang tidak menjadikan Piala Indonesia sebagai prioritas. Namun hanya sebagai turnamen formalitas karena sudah diwajibkan oleh federasi. Kendati demikian, Manajer PSIM Erwan Hendarwanto mengaku tetap akan mempersiapkam tim untuk laga Piala Indonesia. Namun pihaknya memastikan bahwa fokus utama Laskar Mataram tetap di Liga 2.

“Ya kami jalani saja yang sudah menjadi ketentuan. Namun prioritas utama tetap pada kompetisi liga,” ujarnya. Kondisi tersebut memang yang paling realistis, terlebih Laskar Mataram masih fokus untuk menuai poin demi poin mereduksi hukuman minus sembilan angka di awal kompetisi.

Hal yang sama juga diungkapkan Manajer PSS Sleman Sismantoro. Walaupun manajemen sebelumnya mengaku menunjuk asisten pelatih Danilo Fernando sebagai sosok yang dipasrahi menangani tim di Piala Indonesia. “Kami akan lebih fokus di Liga 2 karena target sebenarnya adalah lolos Liga 1. Piala Indonesia akan kami jadikan uji kedalaman skuad. Kami rasa tidak ada gap yang besar antara langganan lineup dengan pemain pelapis kami,” katanya. (din/fn)