SIAPA bilang mengunjungi tempat wisata mesti merogoh kocek yang dalam? Banyak alternatif tempat wisata yang sebenarnya memiliki potensi dan menyuguhkan pengalaman berbeda.
Salah satunya wisata gratisan di Dusun Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman. Memang, jika dibandingkan dengan Bunker Kaliadem ataupun Jeep Lava Tour, wisata ini kalah tenar. Namun pemandangan yang disuguhkan tidak kalah menarik dibandingkan tempat wisata yang lebih populer lainnya.
Tidak perlu biaya masuk ataupun parkir. Itulah salah satu keunggulan tempat wisata yang berupa sabo dam di Kali Gendol itu. Dari tempat tersebut, Merapi akan terlihat jelas meskipun jarak Merapi dengan tempat itu sekitar 13 kilometer.
Sabo dam diperkenalkan Tomoaki Yokota dari Jepang. Memiliki manfaat besar. Selain pengendali lahar akibat letusan gunung berapi, sabo dam bermanfaat sebagai pengendali erosi hutan dan daerah pertanian serta mencegah bahaya longsor.
Bukan hanya itu, jika di tempat wisata lain di seputaran Merapi hanya menonjolkan latar belakang Merapi dengan suasana sekitar didominasi batu, berbeda dengan suasana di sabo dam. Hamparan sawah dan tanaman bunga matahari menjadi pemanis latar ketika mengambil foto.
Selain itu, yang tidak kalah unik, di tengah-tengah sabo dam terdapat batu besar hasil dari erupsi Merapi pada 2010. Batu besar itu menyerupai batu alien yang ada di Kaliadem.
Siti Umayah yang baru sekali mengunjungi tempat tersebut merasa kagum. “Ada tempat seindah ini tapi tidak ada yang mengunjungi,” tuturnya.
Dia menjadi pengunjung yang beruntung ketika datang ke Sabo Dam Bronggang karena kondisi Merapi sedang indah-indahnya. Merapi tidak tertutup awan sehingga terlihat penuh. Tidak semua pengunjung beruntung untuk dapat melihat Merapi dalam keadaan tidak tertutup kabut.
Dia bergerak cepat mengabadikan momen tersebut sebelum awan mulai menutupi Merapi. “Nanti langsung dibuat foto profil,” ungkapnya.
Tidak hanya pagi hari, tempat itu nampak indah pada sore ketika senja. Saat para penambang pasir meninggalkan tempatnya mencari nafkah dan kembali ke rumah dapat dimanfaatkan untuk sekadar duduk menikmati sore dan menyeruput kopi. Tentu dengan kopi yang dibawa sendiri dari rumah karena di sana tidak ada pedagang yang berjualan.
Tidak perlu khawatir. Jalan yang dilalui untuk menuju ke Sabo Bronggang mulus. Hanya perlu 45 menit dari pusat kota Jogja menuju tempat tersebut. Bahkan bisa kurang dari itu jika lalu lintas lancar. (har/iwa)