PURWOREJO-Sedikitnya 48 Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo tidak hadir di hari pertama usai cuti bersama dan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Secara khusus Pemkab Purworejo membentuk tim monitoring kehadiran PNS dan melakukan pantauan ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

“Yang tidak hadir itu karena ada alasannya. Ada yang cuti karena sakit dan melahirkan serta sakit. Kalau yang sengaja izin tidak ada,” ujar Sekretaris Daerah Purworejo Said Romadhon, Kamis (21/6).

Di lingkungan Pemkab Purworejo tercatat ada 2.854 orang. Sementara yang hadir di hari pertama ada 2.806 orang. Sementara yang cuti karena sakit atau melahirkan ada 10 orang, sakit 9 orang dan lain-lain tercatat ada 29 orang. “Lain-lain itu meliputi beberapa hal seperti turun piket, tugas belajar, dinas dalam atau luar daerah, diklat, diperkerjakan atau diperbantukan, bebas tugas, meninggal dunia dan sebagainya,” jelas Said.

Usai apel pagi, pemkab menurunkan Tim Monitoring Kehadiran PNS setelah Cuti Bersama dan Libur Hari Raya 1439 H. Mereka melakukan tugas monitoring di sejumlah OPD yang ada. “Tim monitoring ini terdiri dari unsur sekda, asisten, BKD, inspektorat, dan bagian organisasi dan aparatur,” tambahnya.

Diakuinya tidak semua OPD dilakukan monitoring dan yang dilakukan pantauan merupakan sampling di antaranya sebagian badan atau dinas, kecamatan, kelurahan hingga ke puskemas. “Dari hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi kehadiran pengawai di OPD sudah normal dan pelayanan publik masih berjalan dengan baik,” jelas sekda.

Bupati Purworejo Agus Bastian juga mulai ngantor kemarin. Dia menyempatkan melakukan halal bi halal dengan seluruh jajaran PNS yang bertugas di Setda dan BPPKAD yang ada di kompleks Kantor Bupati Purworejo.

Bupati didampingi Wakil Bupati Yuli Hastuti dan ketua TP PKK Purworejo Riri Fatimah Verena Prihastyari serta Sekda Said Romadhon. Ikrar halal bi halal disampaikan Sekda Said Romadhon. “Atas nama pribadi dan sebagai bupati saya menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pegawai,” kata Agus Bastian. (udi/din/fn)