DINAS Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman menambah rambu-rambu dan penerangan jalan selama arus balik Lebaran 2018. Itu untuk mengantisipasi tindakan kriminal di malam hari.

Kepala DPUPKP Sleman Sapto Winarno mengatakan, sudah mengoordinasikan hal tersebut dengan Bina Marga dan Dinas Perhubungan untuk melengkapi rambu-rambu dan lampu penerangan di jalur alternatif. Langkah tersebut sebagai antisipasi tindakan kriminal pada malam hari.

Dia juga menjelaskan, seluruh jalan di Sleman dalam kondisi siap dilalui pemudik. ”Ada satu proyek jembatan masih proses lelang, peningkatan jalan di delapan lokasi, dan pemeliharaan jalan di tujuh lokasi,” kata Sapto.

Peningkatan jalan ada di Banjarharjo-Ngemplak, Kayunan-Candikarang, Depok-Watulangkah, Sorogenen-Sidorejo, Suruh-Singlar, Nglengkong-Losari, Kaliduren-Sumber, dan Beran-Balong.

Sedangkan pemeliharaan jalan sebelum lebaran di Somoitan-Nangsrikidul, Nepen-Randu, Kalibulus-Kaliwaru, Ngangkruk-Babadan, Bogem-Ngasem, Sekarsuli-Krikilan, Perengdawe-Kaliberot

”Untuk jalan-jalan yang jadi tujuan dari luar daerah tetap sama seperti tahun lalu. Ada beberapa jalur alternatif Prambanan-Tempel, Prambanan-Jogja, dan Wates-Tempel,” kata Sapto. (ita/iwa/ila/fn)