SLEMAN – Arus mudik sehari sebelum Idul Fitri, Kamis (14/6) terpantau ramai lancar. Di beberapa titik jalur utama mudik seperti di Jalan Jogja-Solo, pertigaan Bandara Adisutjipto, lalu lintas tampak lancar tanpa hambatan.

Salah seorang petugas kepolisian di posko setempat, Sudaryanto mengatakan, sejak H-2 jalan raya tersebut tidak ada peningkatan kendaraan yang drastis.

“Signifikan, tidak padat seperti beberapa hari yang lalu. Masih aman terkendali,” ungkapnya.

Menurutnya, dari pengalaman sebelumnya, pada hari Lebaran dan H+1 Idul Fitri aktivitas lalu lintas malah sepi tidak banyak kendaraan yang berlalu-lalang. Dia menambahkan, kendaraan yang melintas lebih banyak mengarah ke bandara.

“Kebanyakan masuk bandara. Kalau dari arah barat ke timur dan timur ke barat masih lancar,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Transportasi Dinas Perhubungan Sleman Marjanto menyampaikan puncak mudik terjadi pada 13 Juni 2018 dan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 19 Juni 2018.

“Namun dari pantauan petugas di lapangan sudah landai tidak padat,” tuturnya.

Dari hasil prediksi tahun ke tahun disebutkan pada 2018 ini jumlah penggunaan kendaraan baik motor maupun mobil meningkat sebanyak tiga persen. Pada 2017 lalu, untuk mobil pribadi jumlahnya pada angka 1.546.289, motor 2.680.656. Sementara untuk 2018 hasil prediksi pada jenis kendaraan mobil 1.608.141 dan motor 2.732.410. (ita/ila)