JOGJA – Untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, Dharma Wanita Persatuan (DPW) DIJ menggelar Bazar Ramadan di Bangsal Wiyoto Projo, Kepatihan Rabu (6/6).

Bazar diikuti 65 stan dari berbaga produk olahan seperti produk pertanian, perkikanan, dan kerajinan. Selain itu dijual juga paket sembako senilai Rp 100 ribu dan dijual Rp 20 ribu.”Paket itu untuk para penyapu jalan Malioboro dan penarik becak onthel,” kata Ketua penyelenggara Bazar Ramadan Ruwiyati Sigit Sapta Raharjo.

Selain itu, dijual pula pakaian pantas pakai seharga Rp 1000 bagi masyarkat yang ada di lingkungan Suryatmajan.

Sekprov DIJ Gatot Saptadi mengatakan, kegiatan seperti ini dapat memperkokoh kesetiakawanan sosial. Apalagi, bagai masyarakat dengan daya beli yang rendah, dapat memenuhi kebutuhan Lebaran.

Melalui Bazar Ramadan, masyarakat diajak untuk mencintai produk lokal atau produk dalam negeri. Dalam membeli barang, masyarakat diimbau tetap rasional dan lebih bijaksana memilih produk olahan makanan, kerajinan, pakaian dan produk lainnya.”Jangan mudah tergiur produk luar. Produk dalam negeri pun banyak yang berkualitas,” katanya.

Gatot berharap para peserta bazar menampilkan produk terbaik yang terjaga kualitasnya. Dikatakan pula, kegiatan ini merupakan wujud refleksi kepedulian DWP DIJ untuk terus melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan secara nyata dan untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat dan anggotanya.”Saya mengapresiasi diselenggarakannya Bazar Ramadan oleh DWP DIJ,” ujarnya.

Pada pelaksanaan bazar kemarin masyrakat tampak antusias. Produk yang paling diminati penjualan pakaian pantas pakai. Sementara penjualan paket sembako, dalam hitungan menit ludes diserbu masyarkat. (bhn/din/fn)