NAHAS – Sebuah truk bermuatan pakan ternak nungsep ke jurang sedalam dua puluh meter di Jalan Ngawen-Cawas, tepatnya tanjakan Jentir, Sambeng, Sambirejo, Ngawen, kemarin (5/6) pagi. (FOTO: GUNAWAN/RADAR JOGJA)

GUNUNGKIDUL – Truk bermuatan pakan ternak nyungsep ke jurang sedalam sekitar dua puluh meter di Jalan Ngawen-Cawas, tepatnya di tanjakan Jentir, Sambeng, Sambirejo, Ngawen, Senin (5/6) pagi. Beruntung, Sawilan, 50, sopir truk asal Bolo, Demak, Jawa Tengah, ini hanya mengalami luka ringan.
Kejadian berawal saat truk dengan nopol H 1968 EE melaju dari Cawas menuju Ngawen. Saat melintasi jalan tanjakan cukup curam laju truk tiba-tiba berhenti. Mesin mati. Akibatnya, truk bermuatan seberat sekitar 8 ton ini langsung berjalan mundur sekitar 35 meter sebelum terjun bebas ke jurang.
“Kecelakaan terjadi karena kelebihan muatan,” kata Kapolsek Ngawen AKP Agus Sunarno.
Dari hasil pemeriksaan, kendaraan mengalami kerusakan berat. Sedangkan muatan berupa karung berisi pakan ayam berhamburan di dasar jurang.
Menurutnya, sopir mengalami luka sobek di bagian kening, serta kedua kaki. Setelah dievakuasi, si sopir dilarikan ke RSI Cawas untuk mendapat perawatan medis.
“Bangkai truk bakal dievakuasi dengan alat berat,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Gunungkidul Iptu Kusnan Priyono meminta kepada pengguna jalan agar berhati-hati. Terutama saat melintasi jalan Ngawen-Cawas. Sebab, tanjakan Jentir, Sambeng, Sambirejo, Ngawen merupakan jalur tengkorak.
“Geografis Gunungkidul memang terkenal ekstrem,” ingatnya.
Titik rawan lain yang perlu diwaspadai di antaranya, Kusnan mengingatkan, jalur pintu masuk menuju Gunungkidul. Yakni, mulai tikungan Slumprit, tikungan Pedotan sampai dengan jembatan Kali Pentung. Juga, ruas jalan Sambipitu sampai dengan tikungan Tleseh, serta ruas jalan Gading sampai Logandeng.
“Karena banyak tanjakan dan tikungan tajam sehingga disiagakan petugas ganjal ban,” tambahnya. (gun/zam/mg1)