DOYAN PEDAS: Pedagang cabai di Pasar Suronegaran Purworejo sedang melayani pedagang, Selasa (5/6). Harga cabai rawit mengalami lonjakan harga dibandingkan jenis lain. (FOTO: BUDI AGUNG/RADAR JOGJA)

PURWOREJO – Sepuluh hari menjelang Lebaran, cabai rawit mengalami lonjakan harga. Sementara cabai yang lain masih relatif stabil.
“Lombok rawit yang terus naik harganya. Dalam puasa ini sudah mengalami kenaikan dua kali,” ujar salah seorang pedagang di Pasar Suronegaran Purworejo Sri Rusmini Khatijah, 62, Selasa (5/6).

Dikatakan, permintaan akan cabai rawit relatif lebih tinggi dibandingkan cabai yang lain. Sementara produksi di tingkat petani relatif rendah karena memang belum mulai menanam.
“Cabai rawit ini dipasok dari luar kota. Purworejo kalau saat ini masih baru mulai menanam,” jelasnya.
Adapun harga saat ini Rp 30.000/kilogram atau naik Rp 5.000 dari sebelumnya. Padahal harga di awal puasa masih di angka Rp 20.000/kg, namun kemudian naik setelah 10 hari puasa menjadi Rp 25.000.

Ia memperkirakan harga itu masih akan mengalami kenaikan menjelang hari H. Kenaikan itu disesuaikan dengan harga beli yang diberikan oleh pengepul kepadanya.
Disinggung harga jenis lain, Siti mengungkapkan masih relatif stabil. Hanya saja kemungkinan naik sangat tinggi. Kenaikan itu sendiri biasanya dipicu jumlah permintaan pasar. “Memang biasanya H-3 itu sudah naik. Tapi tampaknya tidak setinggi lombok rawit,” tambahnya. (udi/laz/mg1)