KRIMINALITAS: Bekas congkelan linggis pada rolling door Saver Phone di Karanggayem, Caturtunggal, Depok, Sleman Selasa (5/6). (FOTO: DWI AGUS/RADAR JOGJA)

SLEMAN – Perampokan modus congkel brangkas kembali terjadi di Bumi Sembada. Aksi pencurian terjadi di Saver Phone beralamat Karanggayam, Caturtunggal, Depok, Sleman. Pelaku diduga tiga orang beraksi Selasa dinihari (5/6) tepatnya pukul 04.24.
Kanit Reskrim Polsek Bulaksumur Iptu Tito Satria mengatakan pelaku cukup jeli. Guna menghilangkan jejak, pelaku membawa kabur decoder dan harddisk rekaman CCTV milik Saver Phone. Rekam jejak pelaku saat beraksi belum terlacak.
“Tapi pelaku berhasil terekam CCTV sebuah cafĂ© yang ada satu kompleks dengan toko handphone tersebut. Setidaknya bisa membantu melacak keberadaan tersangka,” jelas Tito ditemui usai olah tempat kejadian perkara (TKP) Selasa (5/6).

Dalam rekaman tersebut pelaku berjumlah tiga orang. Ketiganya datang menggunakan dua kendaraan sepeda motor. Setelah tiba di TKP, para pelaku mencongkel rolling door. Alat yang digunakan diduga jenis linggis.
Para pelaku langsung menggasak brangkas. Setelah berhasil mencongkel brangkas, para pelaku membawa kabur uang tunai. Mengenai jumlah, Tito belum bisa memastikan. Apalagi pemilik toko belum melapor secara resmi.
“Memang belum ada laporan, mungkin masih mendata jumlah kerugian dan barang yang hilang. Tapi dari hasil olah TKP diduga hanya uang tunai saja. Identifikasi dilakukan bersama Polres Sleman,” ujar Tito.
Dia mengimbau pemilik usaha lebih waspada. Setidaknya mengantisipasi dengan pemasangan kunci ganda. Dia juga mengimbau pemasangan alat perekam perlu diperhatikan. Tujuannya antisipasi pelaku mengambil hasil rekaman CCTV.
“Saat libur ada baiknya barang dagangan dan uang tunai dibawa pulang. Setidaknya ini mengantisipasi jika toko tidak ada penjaganya. Pemilik harus waspada, kalau waktu rawan biasanya dinihari,” kata Tito.

Pemilik toko, Aris, membenarkan pencuri membawa kabur rekaman CCTV. Dia sempat melihat hasil rekaman CCTV restoran dan terlihat ada tiga pelaku.
Aris baru mengetahui ada perampokan saat membuka toko pukul 10.00. “Kalau jumlah uang masih diinventaris jumlahnya, mungkin puluhan sampai ratusan juta. Kalau di rekaman CCTV, pelaku datang menggunakan motor jenis matic dan membobol rolling door,” kata Aris. (dwi/iwa/mg1)