MAKIN MUDAH: Wakil Gubernur Paku Alam (PA) X memasukkan data pembayaran zakat melalui sistem online.(FOTO: SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA)

JOGJA – Potensi zakat di DIJ masih belum dioptimalkan. Dari potensi zakat yang mencapai Rp 150 miliar, realisasi penghimpunannya baru mencapai 5-6 persen.
“Padahal bila optimal, sinergitas bersama pemerintah bisa membantu dalam pengentasan kemiskinan,” kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) DIJ Bambang Sutiyoso, dalam kegiatan pembinaan 1.000 mustahik di Bangsal Kepatihan Selasa (5/6).
Bulan ini, Baznas DIJ menyalurkan Rp 8,14 miliar zakat kepada 57.000 orang lebih penerima zakat (mustahik) dari seluruh DIJ. Secara simbolis zakat itu diserahkan kepada 1.000 penerima zakat.

Jumlah yang disalurkan, berasal dari penghimpunan zakat Baznas dan LAZ di DIJ selama periode Januari hingga April 2018. Zakat tersebut sebagai besar berasal dari aparatur sipil negara, swasta dan juga masyarakat umum.
Penyalurannya direalisasikan melalui lima program, ekonomi, sosial, pendidikan, kemanusian dan dakwah. Selanjutnya, dana zakat bisa disalurkan melalui pemberian beasiswa, pendampingan dan juga modal bagi UMKM. “Semoga bisa menjadi contoh bagi pejabat yang ada di lingkungan Pemprov DIJ,” harapnya.

Ketua Forum Zakat DIJ Suripto menjelaskan, melihat besarnya penerima, keberadaan zakat sebenarnya mampu mengetaskan kemiskinan di DIJ, yang kini hampir menyentuh angka 13 persen. Apalagi, penyaluran zakat telah bersinergi dengan program pemerintah.
Wakil Gubernur DIJ Paku Alam (PA) X mengatakan, fenomena kemiskinan menjadi masalah serius. Oleh karenanya melalui konsep zakat mampu menjadi pilar membangun perekonomian masyarakat. “Tidak sekadar ibadah, tetapi juga sosial melalui pemberdayaan demi kesejahteraan,” katanya.
PA X berharap para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov DIJ seluruhnya menyampaikan kewajiban zakat. Diharapkan ke depan, Baznas DIJ dapat menyusun standar operasional prosedur penghimpunan zakat yang lebih terbuka. “Tentu membuat lembaga ini lebih kredibel,” katanya. (bhn/din/mg1)