BERBAHAYA: PT KAI Jogjakarta bersama kepolisian menutup perlintasan ilegal kereta api (KA) di wilayah Kecamatan Pengasih, Kulonprogo (3/6).(FOTO: HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA)

KULONPROGO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VI Jogjakarta menutup sejumlah perlintasan ilegal kereta api (KA). Langkah tersebut untuk menghilangkan titik rawan kecelakaan (laka) KA. Perlintasan KA yang dianggap ilegal tersebut tanpa penjaga.
“Kami menutup perlintasan liar dari Stasiun Wates hingga Stasiun Wojo. Mulai 1 Juni 2018 perlintasan KA yang membahayakan ditutup,” kata Kualiti Kontrol Daop VI Jogjakarta Hery Nursanto (3/6).
Perlintasan ilegal sangat membahayakan. Terlebih perjalanan KA semakin padat setelah dibangunnya jalur ganda ganda. “Penutupan tersebut juga untuk memperlancar perjalanan KA,” kata Hery.
Menurut dia di Kulonprogo perlintasan KA tanpa penjagaan banyak terdapat antara Stasiun Wates, Kulonprogo dan Stasiun Wojo, Purworejo.
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pengasih Widodo berharap masyarakat paham dan mengerti dengan langkah penutupan perlintasan KA tersebut. “Semua ini untuk keamanan bersama. Warga bisa mengakses underpass yang jaraknya juga tidak jauh dari perlintasan liar yang ditutup,” kata Widodo. (tom/iwa/mg1)