PERDAGANGAN: Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun melihat produk UKM yang dijual di Pasar Lebaran Senin (4/6).(FOTO: VITA WAHYU HARYANTI/RADAR JOGJA)

SLEMAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman menggelar Pasar Lebaran 2018. Kegiatan tersebut untuk mempromosikan dan mengenalkan produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Sleman.
Acara tersebut diikuti 60 UKM dengan lebih dari 70 produk. Pasar Lebaran resmi dibuka di halaman kantor Disperindag Sleman Senin (4/6). Berlangsung mulai 4-8 Juni 2018 pukul 09.00-15.00.

(FOTO: VITA WAHYU HARYANTI/RADAR JOGJA)

“Melalui Pasar Lebaran ini diharapkan pelaku UKM semakin berkembang dan dikenal masyarakat. Melihat banyak sekali produk yang kreatif dan inovatif yang mereka buat dan layak untuk dipasarkan,” ujar Kepala Disperindag Sleman Tri Endah Yitnani di sela kunjungannya ke stan.
Selain sebagai media promosi, Pasar Lebaran juga bertujuan memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Harganya terjangkau, seperti pakaian, makanan, minuman, dan aksesoris.

“Menjawab permintaan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang lebaran, di pasar ini semua kebutuhan terkait tersedia,” kata Endah.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan banyak UKM di Sleman yang maju. Pasar Lebaran ini menjadi kesempatan mereka mencari pasar.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada para pelaku UKM. Selain dibina, mereka juga diberi tempat untuk mempromosikan produknya. Tinggal bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas,” kata Muslimatun.
Dia ikut meninjau stan-stan UKM seperti kerajinan kayu, aksesoris, makanan tradisional, jajanan pasar, busana muslim, baju lurik, dan batik tulis warna alam. Muslimatun juga meluncurkan Galeri Upakarti Sleman.

Galeri tersebut merupakan fasilitas promosi dan pemasaran yang disediakan Pemkab Sleman bagi UMKM untuk mengenalkan dan memasarkan produknya.
Produk UMKM yang dipajang di Galeri Upakarti Sleman telah dikurasi oleh tim kurator Disperindag Sleman. Pasar Lebaran bertema Aku Cinta Produk Sleman yang Kreatif dan Inovatif. (ita/iwa/mg1)