ANTISIPASI KEMACETAN: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja memasang pagar pembatas portable di Jalan Panembahan Senopati Senin (4/6).(FOTO: SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA)

JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja mulai melakukan manajemen lalu lintas jelang libur Lebaran tahun ini. Selain dengan pemasangan pagar pembatas jalan portable, mereka juga mulai melakukan penyesuaian durasi nyala lampu alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).
Salah satu yang dilakukan adalah dengan pemasangan pagar oranye sebagai pembatas jalan di Jalan Panembahan Senopati Senin (4/6). Langkah ini juga akan diikuti di sejumlah lokasi lain yang selama ini dinilai rawan kemacetan.

(FOTO: SETIAKY A. KUSUMA/RADAR JOGJA)

Menurut Kepala Bidang Lalulintas Dishub Kota Jogja Golkari Made Yulianto selain di depan Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIJ itu, pagar yang sama juga akan dipasang di Jalan KHA Dahlan, Jalan Mataram, Jalan Magelang dan Jalan Kusumanegara. “Sengaja kami pasang H-12 Lebaran, lebih awal karena setelah ini masih banyak pekerjaan lain,” ujarnya.
Golkari mengatakan, pagar pembatas jalan tersebut dipasang untuk mengurangi hambatan akibat banyak kendaraan berputar arah atau memotong jalan. Selain dengan pagar oranye, yang dulu dipasang di Malioboro tersebut, pembatas jalan juga dengan water barrier. Beberapa ruas jalan seperti di Kotabaru, yang tahun lalu masih dipasang pembatas portabel, sudah dipasang pembatas permanen. “Kotabaru sudah dibuat pembatas jalan, tidak kami pasang lagi,” ungkapnya.

Golkari memperkirakan meski mendekati 10 hari terakhir Ramadan ini belum ada arus mudik yang masuk Kota Jogja. Tetapi jalanan di Kota Jogja sudah mulai ramai. Peningkatan keramaian, mantan kepala Bidang Objek Wisata Dinas Pariwisata Kota Jogja itu berada pada pusat perbelanjaan pakaian muslim di kawasan Malioboro, Wirobrajan atau Terban. “Mendekati Lebaran baru arus kendaraan dari luar daerah masuk wilayah Kota Jogja,” ungkapnya.

Sebagai mengantisipasi kepadatan lalulintas di titik-titik rawan tersebut, Golkari menyebut sudah menyiapkan rambu-rambu untuk mengarahkan parkir kendaraan. Termasuk larangan kendaraan, terutama mobil parkir di pinggir jalan. Untuk itu sudah disiapkan petugas yang akan berjaga. “Petugas akan patroli di kawasan tersebut, kami arahkan parkir ke lokasi yang sudah disediakan,” jelasnya.Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi juga sudah meminta Dishub Kota Jogja untuk mengantisipasi kerawanan kemacetan jalan jelang Lebaran ini. Menurut dia beberapa kawasan pusat perbelanjaan diminta dijaga petugas. “Kami tegas kalau tidak boleh parkir, jangan parkir di situ,” tegasnya. (pra/din/mg1)