BERBAGI: Jajaran Polsek Depok Timur dipimpin Kapolsek Kompol Novita Eka Sari saat membagikan menu puasa di simpang empat ringroad UPN Veteran. (FOTO-FOTO: DWI AGUS/RADAR JOGJA)

SLEMAN – Menyambut waktu berbuka puasa, jajaran Polsek Depok Timur menggelar bagi menu buka puasa. Bertempat di simpang empat ringroad UPN Veteran, setidaknya 100 nasi bungkus dibagikan. Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolsek Depok Timur Kompol Novita Eka Sari.

Novita menuturkan program ini sesuai arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Di mana setiap jajaran kepolisian hingga Polsek menggelar bagi menu buka puasa. Kegiatan ini bisa dengan turun ke lapangan maupun kunjungan ke lingkungan sekitarnya.

“Tujuannya agar warga yang masih di jalan bisa segera berbuka jika waktunya tiba. Kami pilih di perempatan UPN Veteran karena selalu ramai. Sasarannya pengendara bus, truk, mobil hingga pengendara motor,” jelasnya Sabtu sore (2/6).

Dalam kesempatan ini jajarannya tidak sekadar berbagi menu buka puasa. Para personel polisi terlihat memberikan imbauan kepada pengendara. Terlebih untuk keamanan dan kenyamanan saat berkendara di jalan raya.

Novita berharap pengendara tetap mengutamakan keamanan. Di satu sisi dia tidak menampik ada masa dimana pengendara terburu-buru. Terutama jika sudah mendekati waktu berbuka puasa. Kondisi ini mulai terpantau setidaknya mendekati pukul 17.00.

Kegiatan ini tidak hanya menyambut bulan Ramadan. Berbagi menu buka puasa sekaligus rangkaian dari perayaan HUT Bhayangkara ke 72. Rangkaian kegiatan juga berlanjut di halaman Polsek Depok Timur. Berupa siraman rohani sekaligus buka puasa bersama warga sekitar Polsek Depok Timur.

Salah seorang pengguna jalan Toto Siswanto, 48, mengaku senang adanya program berbuka puasa. Pria asal Kuningan, Jawa Barat, ini mengakui tidak sempat jika harus mencari menu buka puasa. Terlebih dia tengah menempuh perjalanan ke Solo Jawa Tengah.

“Adanya program ini membuktikan bahwa polisi itu dengan masyarakat. Perlu digiatkan secara rutin di beberapa titik jalan. Kebetulan ini mau pulang ke Solo, karena keluarga ada di sana,” jelasnya. (dwi/laz/mg1)