BANTUL – Oknum suporter Persebaya Surabaya, Bonekmania, memang betul-betul nekad. Selain terlibat kericuhan di Stadion Sultan Agung Bantul, beberapa dari mereka memukuli dan merampas ponsel milik salah satu wartawan.

Edi Setyawan, pewarta Sorot.co menjadi korban keberingasan beberapa oknum suporter. Hal itu terjadi saat dirinya sedang melakukan liputan untuk persiapan pertandingan antara Persija Jakarta yang menjamu Persebaya Surabaya. Namun ketika sampai di stadion dia justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

“Saya dikeroyok bonek dan dipukuli,” katanya kepada wartawan di SSA Bantul, Minggu (3/6) sore.

Edi menjelaskan, pengeroyokan bermula saat dirinya hendak meliput kericuhan yang terjadi jelang laga Persija melawan Persebaya di SSA. Namun dia justru menjadi korban pengeroyokan.

“Saya sudah berada di dekat aparat saat terjadi kerusuhan suporter yang saling lempar batu itu. Tapi ketika itu situasinya pihak polisi kalah jumlah. Jadi tidak seimbang,” bebernya.

Tanpa dinyana, dia mendapatkan pengeroyokan oleh oknum Bonek. Dia menduga, oknum Bonek tersebut tidak terima saat dirinya merekam kejadian keributan dengan ponsel miliknya. Oleh sebab itu, oknum Bonek tersebut langsung berusaha merebut handphone (HP) miliknya.

“Sekitar enam orang berusaha merebut kamera saya. Saya sudah menunjukkan id card wartawan. Tapi mereka langsung memukul kepala sebelah kiri, lengan kiri, dada depan dan punggung,” tuturnya. (riz/mg1)