SLEMAN – Sekitar pukul 10.00 warga sekitar lereng Gunung Merapi termasuk para lansia yang turun ke barak pengungsian sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebanyak 500 orang warga sempat berkumpul di Barak Glagaharjo, Barak Purwobinangun 200 orang, Barak Girikerto 100 orang, dan Titik Kumpul Turgo ada 300 orang.

Hal tersebut dijelaskan Kepala BPBD Sleman Joko Supriyanto. Pihaknya telah memberi sosialisasi dan pengertian kepada warga bahwa keadaan tetap aman. Dia menjelaskan, erupsi yang barusan terjadi statusnya tetap waspada dan bukan letusan tidak yg membahayakan.

“Saya terangkan bahwa kalau ngungsi pasti capek, mending di rumah aman, bisa masak untuk buka,”jelas Joko.

Dia menambahkan, tempat tinggal warga masih dirasa aman karena lokasi paling atas berada pada radius 5 kilometer dari puncak Merapi. Sedangkan jarak rawan yang ditentukan masih 3 kilometer.

Dijelaskan, tim TRC BPBD Sleman selalu siap jika sewaktu-waktu butuh disiagakan. “Kalau aman kenapa personel harus disiagakan, kecuali kalau ada pengungsian banyak,” tandasnya. (cr3/ila/mg1)