RADARJOGJA.CO.ID – Dalam kesempatan yang sama Danrem 072/Pamugkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni menyatakan mendu-kung penuh keputusan Kapolda DIJ. Dia memandang dua aski tersebut adalah hajatan besar. Zamroni tidak menampik ada potensi rawan jika terjadi bentur-an antar dua elemen yang berbeda pandangan. “Keputusan untuk membatalkan kegiatan (di Titik Nol Kilometer, Red) sudah tepat,” tegasnya.

BACA: Aksi Bela Pancasila di Halaman Stadion Mandala Krida

Zamroni berpesan agar kesepa-katan antara dua kelompok ter-sebut disampaikan ke elemen akar rumput masing-masing. “Jika digelar bersamaan siapa yang bisa menjamin tidak ada pihak-pihak yang membuat rusuh. Karena konsentrasi saat acara ber-langsung pasti sangat ramai,” ujar jenderal bintang satu itu.

Zamroni mewanti-wanti se-luruh masyarakat Jogjakarta untuk tidak sekali-kali memen-tingkan urusan pribadi atau kelompok dengan mengor-bankan keharmonisan rakyat. (bhn/cr3/dwi/tom/yog/ong)