BANTUL-Badan Pengurus Daerah (BPD) Indonesian Housekeepers Association (IHKA) DIY mengadakan kegiatan bakti sosial sekaligus berbuka bersama di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Al Furqon, Sanden, Bantul, Minggu (27/5). Kegiatan ini merupakan salah satu masterplan dari BPD IHKA DIY l yang baru saja dikukuhkan 24 Maret lalu.

Ketua BPD IHKA DIY Rujito AMd menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari BPD IHKA DIY periode 2018-2020 yang mengambil momentum Ramadan 1439 H. “Kami ingin mempererat tali silaturahmi melalui kepedulian terhadap sesama. Khususnya santri-santri di Al Furqon,” tutur Rujito.

Dalam kegiatan CSR tersebut, diberikan bantuan berupa sembako, alat tulis, dan santunan untuk biaya operasional ponpes yang memiliki 220 santri ini.

Rangkaian acara baksos dimulai dengan product knowledge yang memberikan edukasi tentang apa itu housekeeping dan peran sentralnya dalam dunia pariwisata dan perhotelan khususnya. Dilanjutkan dengan tausiyah dari pengurus ponpes Al Furqon dan ditutup dengan buka bersama serta pemberian santunan untuk anak-anak penghuni panti.

Dia berharap para santri dapat mengenal lebih jauh tentang standardisasi housekeeping sehingga bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari di pondok pesantren. “Atau nantinya kalau ada di antara mereka yang berminat terjun dan menekuni dunia housekeeping,”urai Rujito.

Ketua Panitia Baksos Anas Heryadi, menuturkan, Ramadan adalah momen yang sangat tepat untuk berbagi. “Kami ingin berbagi keceriaan dan kebahagiaan bersama mereka yang membutuhkan uluran tangan kami,” kata Anas.

Wakil Ketua BPD IHKA DIY Wakhid Ashari SE menjelaskan tentang program yang akan direalisasikan dalam waktu dekat. Di antaranya adalah sertifikasi assesor untuk executive housekeeper “Melalui sertifikasi yang akan dikeluarkan Badan Pengurus Pusat (BPP) IHKA, artinya seorang executive housekeeper telah memiliki standardisasi dan diakui keilmuannya sebagai seorang assesor sehingga nantinya dapat mensertifikasi sekolah maupun LPK,” ujar Wakhid. (**/din/mg1)