SLEMAN – Balai Desa Glagaharjo beberapa hari ini dialihfungsikan sebagai tempat pengungsian. Guna memberikan hiburan kepada anak-anak pengungsi digelar lomba menggambar dan mewarnai kemarin.

Ratusan anak usia TK dan SD antusias mengikuti acara tersebut. Sebagian dari mereka membawa alat gambar, ada pula yang tidak membawa apapun.

Anak-anak tersebut berasal dari berbagai dusun di Desa Glagaharjo. Sedangkan lomba tersebut digelar Junior Chamber International (JCI) Sleman.

Presiden JCI Sleman Rinaldi mengatakan acara tersebut merupakan bentuk aksi sosial bagi warga terdampak erupsi Merapi. “Semoga acara ini bisa menjadi penghibur bagi mereka,” kata Rinaldi di Balai Desa Glagaharjo Minggu (27/5).

Rinaldi mengatakan acara tersebut sekaligus untuk mengembalikan keceriaan anak-anak. “Sebagai trauma healing juga,” kata Rinaldi.

Bukan hanya itu, kegiatan tersebut sekaligus ajang ngabuburit. Setiap peserta diberi waktu maksimal satu jam untuk menggambar dan mewarnai. Setelah selesai, mereka berbuka bersama.

Lomba mewarnai dibatasi maksimal kelas 3 SD sedangkan menggambar dari kelas 4 hingga 6 SD. “Kami menyediakan alat gambar untuk anak-anak yang tidak membawa,” kata Rinaldi.

Kegiatan tersebut ditutup dengan buka bersama yang diikuti seluruh peserta dan pengungsi lainnya. “Semoga dapat meringankan beban dan menghadirkan keceriaan untuk anak-anak,” harap Rinaldi. (cr4/iwa/mg1)