PURWOREJO – Kebijakan Pemkab Purworejo menempatkan pedagang dadakan selama Ramadan dinilai merugikan pedagang. Mereka tidak bisa mendapatkan hasil sesuai harapan karena berjualan di lokasi Romansa Kuliner Purworejo (RKP).

Pantauan koran ini, seputaran Alun-Alun Purworejo khususnya pinggiran jalan yang sebelumnya digunakan untuk berjualan memang relatif bersih. Tidak ada pedagang di pinggir jalan yang berusaha menawarkan takjil dan sejenisnya kepada pengguna jalan.

“Tampaknya tidak cocok buat kami,” kata Tri Utami, 50, warga Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Minggu (27/5). Pedagang musiman yang berjualan aneka gorengan ini nyaris harus selalu membawa pulang dagangannya karena tidak laku.

Dia menilai masyarakat enggan mendekat RKP dan memilih mencari takjil di lokasi yang lain seperti Plaza atau seputar Kampus Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP).

“Di lokasi ini masih kurang layak. Kami diminta berjualan dan tidak boleh di trotoar. Padahal pembeli inginnya cepat dan bisa langsung tanpa harus parkir segala,” imbuhnya.

Adapun penempatan di RKP, pedagang harus berjualan agak ke dalam dan cukup jauh dari trotoar. “Kalau dulu di pinggir jalan kan bisa langsung. Tidak butuh lama. Pedagang juga banyak yang tidak masuk ke sini,” ujarnya.

Disinggung jumlah pedagang yang sebelumnya ada, Tri Utami menyebutkan setidaknya di sebelah timur Alun-Alun kurang lebih ada 27 pedagang. Kemduian di sebelah barat Alun-Alun ada sekitar 25 pedagang.

“Yang ada sekarang kurang dari 10 orang. Pedagang lain memilih berjualan di seputar rumah atau ke UMP dan Plaza. Kami sebenarnya manut pemkab, tapi kok seperti ini keadaannya. Sisa waktu yang ada, mbok kami diizinkan kembali di pinggir jalan,” harap Tri Utami.

Pedagang lain, Suriah, 58 warga Kelurahan Sindurjan, Purworejo mengatakan hal senada. Dia melihat kebijakan pemkab kurang pro terhadap masyarakat bawah. “Kami tidak berjualan lama, paling cuma 2,5 jam, dari pukul 4 sore sampai magrib,” imbuh Suriah.

Sebelumnya, Pemkab Purworejo memang memberikan kebijakan larangan berjualan musiman di Alun-Alun Purworejo. Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan memasang beberapa spanduk soal larangan tersebut. (udi/laz/mg1)