MAGELANG – Klub kebanggaan Magelang, PPSM Sakti, boleh jadi tidak ikut dalam kompetisi yang mempertemukan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Tetapi semangat dan gairah untuk tetap bermain sepak bola masih membara di hati para pemain dan para mantan pemain. Terbukti dengan digelarnya Trofeo Ramadan Cup di Lapangan Panca Arga Kompleks Akmil Magelang, Sabtu (26/5), dengan tujuan untuk tetap bisa bersilaturahmi dan bersepakbola.

Para pemain yang ikut berkompetisi pada musim lalu bergabung dengan mantan pemain dan penggemar PPSM, sepakat untuk terbagi dalam tiga tim. Yakni tim putih, merah dan tim hitam. Tim putih berisikan pemain Yayan HK, Tholo,Yaya, Galih,Dedi Jrut, Hendra, Adi Kecik, Dody Londo, Rino, Candra,Moye dan Ari Ambon.

Pada pertandingan pertama, tim putih yang dikapteni Adi Kecik yang juga pernah memperkuat PSS Sleman dan Persitema Temanggung, harus berhadapan dengan tim hitam. Tim ini dipimpin Agus Gotri yang selama beberapa musim selalu menjabat Asisten Pelatih PPSM. Dia dibantu Budi Sismanto, Roni Gerandong (Kapten PPSM), Fuad Cacing, Dewa, Ardi Bogel, Adit Kancil, Danang Yuli, Primus, Danang Bledek, Dedi Ozan dan M Alim. Hasilnya, dalam pertandingan yang berlangsung 2 x 30 menit, tim hitam mengalahkan tim putih dengan 1-0. “Gol diciptakan Ardi Bogel pada menit ke-21,” kata Agus Kaka, wasit pertandingan.

Setelah beristirahat secukupnya, tim putih bertemu tim merah yang dikomandani Rezza S. Tim dilengkapi Agung BK, Wisnu, Yani, Dedi Ambon, Gus Ong, Fatah Aditya, Yogi, Gembuz, Peyek, Agus Sinaga, Didik Hita, Uud dan Ari. Hasilnya, tim putih kembali kalah dengan skor 0-2 oleh gol Fatah Aditya pada menit 16 dan Agus Sinaga menit 25. “Fatah Aditya, musim lalu merupakan gelandang serang PPSM,” ungkap Agung BK, selaku panitia kegiatan tersebut.

Pertandingan terakhir mempertemukan tm hitam yang banyak diisi mantan pemain PPSM dengan tim merah yang banyak dihuni skuad Macan Tidar musim lalu. Gotri yang juga pernah memperkuat PSS dan Deltras Sidoharjo ini harus berhadapan dengan para pemain yang dilatihnya. Hal ini membuat pertandingan berjalan alot dan gol baru tercipta pada menit terakhir babak kedua oleh Adit Kancil.

“Tim hitam berhak menyabet gelar juara dengan mengumpulkan 6 poin disusul tim merah dengan poin 3 dan juru kunci tim putih. Pertandingan semacam ini rencananya akan kami gelar setiap tahun pada bulan Ramadan, untuk mengisi kegiatan dan menambah jam terbang bagi pemain yang masih punya kesempatan mengisi skuad PPSM,” tandas Agung BK. (dem/laz/mg1)