JOGJA – Jeda kompetisi Liga 2 selama puasa dan Lebaran dimanfaatkan PSIM Jogja untuk terus melakukan pembenahan. Selain menggenjot fisik pemain, tim pelatih juga melakukan pembenahan beberapa kelemahan tim.

“Cara bertahan akan kami drill lagi selama libur kompetisi ini,” kata Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak Jumat (25/5). Menurutnya, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk meningkatkan permainan tim di pertandingan berikutnya. Dia ingin setelah libur kompetisi pemain bisa main baik lagi.

Bona menyebut, permainan Laskar Mataram, julukan PSIM Jogja terus mengalami peningkatan positif dari waktu ke waktu. Meskipun demikian, dia optimistis hal tersebut masih bisa ditingkatkan lagi. Momentum lebih dari sebulan latihan diharapakan bisa menjadikan tim lebih solid. “Transisi pemain sudah berjalan, tapi terkadang masih belum otomatis. Kami mau anak-anak lebih disiplin saat transisi sehingga bisa mengantisipasi pergerakan lawan, terutama saat menghadapi serangan balik,” tuturnya.

Selain itu, dengan persiapan yang mepet di awal kompetisi tim belum sempat menjalani latihan fisik. Sehingga waktu sebulan juga dimanfaatkan untuk latihan fisik bersama pelatih fisik Bagyo Irianto. “Fisik mereka masih butuh peningkatan, nanti bersama pelatih fisik dijadwalkan fitnes dua kali dalam seminggu. Paling tidak mempertahankan kondisi saat ini, apalagi persiapan sebelumnya kurang maksimal,” bebernya.

Dari lima pertandingan yang sudah dijalani Hendika Arga dkk, mereka mengoleksi dua kemenangan, dua seri dan satu kekalahan. Membuat sanksi pengurangan sembilan poin tinggal tersisa minus satu poin. (riz/din/mg1)