SLEMAN- Dalam rangka memperingati 20 tahun reformasi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sleman bekerja sama dengan Srikandi UGM dan PolGov Fisipol UGM menggelar bedah buku Menata Ormas Memperkuat Bangsa di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM, kemarin (25/5).
Ketua panitia bedah buku Muhammad Subhi Adzimi mengatakan, latar belakang dari acara ini adalah tentang bagaimana peran HAM di kehidupan bermasyarakat. Dalam acara bedah buku ini dikuak tentang bagaimana hak masyarakat untuk berkumpul, berorganisasi, dan berserikat.
Penulis buku Menata Ormas Memperkuat Bangsa Sri Yunanto mengungkapkan, buku ini membahas tentang langkah pemerintah untuk mengendalikan organisasi masyarakat yang berpotensi menyimpang. Sebab, jika ormas dikendalikan akan melindungi dan memperkuat bangsa serta pembahasan tentang undang-undang.

Selain acara bedah buku, acara ini disertai diskusi publik tentang Hak Asasi Manusia dan bagaimana peran dan pergerakan Hizbut Tahrir di Indonesia. Diksusi ini mengundang mantan aktivis HTI Ainur Rofiq Al-amin. Dia berbicara banyak tentang sejarah dan bagaimana peran HTI di Indonesia. (**/cr5/mg1)