JOGJA – Hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMP sudah diterima Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja kemarin (25/5). Hasilnya Kota Jogja kembali meraih rerata nilai tertinggi di DIJ. Pengumuman secara resmi akan dilakukan serentak di DIJ pada Senin (28/5). “Mekanismenya kami serahkan ke sekolah masing-masing. Biasanya dengan mengundang siswa ke sekolah,” ujar Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Disdik Kota Jogja Hasyim Jumat (25/5).

Menurut dia pengumuman UNBK sengaja dibarengkan dengan kelulusan siswa karena sudah tidak menentukan. “UNBK sudah tidak menjadi penentu kelulusan siswa,” tambahnya.

Kepala Disdik Kota Jogja Edy Heri Suasana menambahkan dibandingkan tahun lalu rerata hasil UNBK para siswa SMP di Kota Jogja mengalami kenaikan menjadi 273,56 dari tahun lalu 271. Tapi untuk rerata sekolah dengan nilai terbaik, posisi pertama dari SMP di kabupaten Sleman “Rerata Kota Jogja terbaik di DIJ, untuk sekolah SMP 8 dan SMP 5 Jogja juga sekolah terbaik nomor dua dan tiga di DIJ,” ujar Edy.

Sedangkan dari 10 besar peserta UNBK dengan nilai terbaik di DIJ, tujuh di antaranya adalah siswa dari Kota Jogja yaitu enam dari SMP 8 Jogja dan satu dari SMP 5 Jogja. Menurut Edy meski sudah tidak menentukan kelulusan, nilai UNBK tersebut masih diperhitungkan untuk penerimaan peserta Didik baru (PPDB) tingkat SMA dan SMK tahun ajaran 2018/2019. “Kota Jogja memiliki rerata yang cukup tinggi sehingga dimungkinkan berdampak pada semakin ketatnya persaingan untuk masuk ke SMA di Kota Jogja,” ungkapnya.

Dengan sistem zonasi yang dipakai untuk masuk SMA dan SMK nanti, Edy berpesan supaya lebih cermat memilih sekolah tujuan. Edy mencontohkan seperti SMA 1 Jogja, selain untuk semua kelurahan di Kota Jogja, persaingan juga dengan siswa dari Kasihan Bantul hingga Gamping dan Mlati Sleman. “Nilai bisa ikut menentukan jika jarak rumah sama,” ujarnya. (pra/din/mg1)