BANTUL – Salah satu pemilik karaoke ilegal Rukini, 36, harus merelakan perangkat elektronik karaokenya disita oleh Kejaksaan Negeri Bantul, Kamis (24/5). Rukini melanggar aturan Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Tanda Daftar Usaha Pariwisata dengan ancaman kurungan selama tiga bulan atau denda sebesar Rp 50 juta.

Kepala Seksi Penindakan Bidang Penegakan Kerja Satpol PP Bantul Sismadi mengungkapkan, razia karaoke yang dilakukan Satpol PP pada Selasa (8/5) lalu langsung melakukan tindak tegas terhadap pelanggar aturan Perda. Salah satunya, tempat karaoke yang tidak memiliki izin langsung diproses hingga persidangan.

“Karaoke ilegal milik Rukini pernah ditutup pada November 2017 lalu. Kami sudah mengupayakan fungsi pembinaan, memberi pengertian sebelumnya hingga akhirnya tempat karaoke tersebut ditutup,” jelasnya. (cr2/ila/mg1)