MAGELANG–Kesiapsiagaan para anggota Polres Magelang Kota terus ditingkatkan. Tidak hanya dari sisi pengamanan personel dan markas, tetapi juga kesiapsiagaan persenjataan.

Usai apel pagi Selasa (22/5), sekitar 40 anggota yang membawa senpi secara bergantian menaruh senjatanya di atas meja dan diperiksa oleh anggota Provos. Senjata yang diperiksa terutama jenis revolver. Tujuannya untuk pengawasan sekaligus mengetahui kondisi senpi tersebut.”Kami ingin memastikan senpi di tangan anggota atau tidak. Jangan-jangan ketika bertugas justru senpinya ditinggal di rumah atau malah rusak,” kata Wakapolres Magelang Kota Kompol Prayudha Widiatmono.

Dijelaskan, keberadaan senpi sangat penting untuk mendukung tugas anggota operasional, seperti unit reserse kriminal, intel, perwira, narkoba, dan anggota di Polsek. Selain untuk jaga diri, senpi ini bisa digunakan pada saat darurat, seperti aksi terorisme.”Penggunaan senpi tetap ada aturannya dan setiap anggota harus memahami itu, tidak sembarangan menggunakannya,” tuturnya.

Menurut Prayudha, setelah diperiksa satu per satu, hasilnya kondisi senpi dalam keadaan baik dan berada di tangan anggota yang bersangkutan, bukan orang lain.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Esti Wardiani menambahkan, pemeriksaan senpi memang diagendakan rutin minimal tiap bulan. Pemeriksaan ini bagian dari pengawasan, khususnya para pengguna senpi jenis revolver yang dibawa pulang.”Tidak hanya senjatanya saja, tapi juga dicek pelurunya apakah dalam kondisi baik atau tidak dan apakah masih seperti semula jumlahnya atau berkurang,” jelasnya.

Selain pemeriksaan senpi, dalam kesempatan ini para anggota juga menjalani tes urin secara mendadak. Satu per satu anggota menampung urinnya ke dalam wadah dan dicek oleh petugas kesehatan untuk mengetahui kandungannya. “Hasilnya semua negatif dari kandungan narkoba. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui kondisi anggota, jangan sampai terpengaruh narkoba,” tandas Esti. (dem/din/mg1)