JOGJA – Kondisi puncak Gunung Merapi pada Selasa pagi (22/5) dari pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta sudah kembali tenang. Tapi status Merapi masih Waspada.

“Sudah tenang, suhu juga sudah turun, cuma karena ada vulkanik yang diikuti Tremor, maka status kami naikkan (jadi Waspada),” ujar Kepala BPPTKG Jogjakarta Hanik Humaidah di kantornya.
Meskipun begitu BPPTKG Jogjakarta masih akan terus melakukan pemantauan. “Ya nanti kami lihat perkembangannya akan terus dipantau,” tambahnya.

Selama dua hari pada Senin (21/5) dan Selasa (22/5) Gunung Merapi tercatat kembali aktif hingga empat kali terjadi erupsi freatik. Pertama terjadi pada Senin dini hari pukul 01.25 dengan tinggi kolom 700 meter berdurasi 19 menit dan kembali mengalami letusan freatik pada pukul 09.38 dengan tinggi kolom 1.200 meter dengan durasi enam menit. Kemudian pada Senin sore pukul 17.50 durasi tiga menit dan tinggi tujuh kilometer serta yang terakhir pada selasa dini hari pukul 01.47 selama tiga menit dan ketinggian 3.500 meter. (pra/ila/mg1)