SLEMAN – Kejadian letusan freatik Merapi sore tadi tidak diduga oleh sebagian besar warga. Mereka langsung mengungsi ke Balai Desa Glagaharjo, dan tak banyak membawa barang yang dibutuhkan.Jumlah logistik yang dipersiapkan juga sangat terbatas.

Hingga malam ini, bantuan makanan berupa beras, minuman bahan makanan lain masih diusahakan. “Malam ini baru dilakukan giat untuk membuat dapur umum dan memasak mi instan untuk warga. Baru dapat bantuan mi instan,” kata Anggota Komunitas Siaga Merapi Rambat Wahyudi ditemui malam tadi (21/5).

Rambat menambahkan saat ini desa masih berupaya untuk mencarikan bantuan. Dari pantauan terakhir, baru bantuan selimut yang diterima.

Hingga saat ini, kondisi visual Merapi masih tertutup awan sehingga untuk pengamatan visual dari Desa Glagaharjo masih sangat terbatas. (cr4/ila)