MUNGKID-Pengawas Kecamatan (Panwascam) masih menemukan pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) Pilgub Jateng dan Pilbup Magelang 2018 di Kecamatan Mertoyudan.

Lantaran pelanggaran cukup mencolok, karena Mertoyudan merupakan perlintasan Magelang-Jogja, Panwascam segera membersihkannya. Mereka didampingi petugas kepolisian, Satpol PP dan saksi dari pasangan calon.

Ketua Panwascam Mertoyudan Fathul Mujib mengatakan, dalam penertiban tersebut pihaknya menyasar APK yang terpasang pada fasilitas umum. Seperti tiang listrik, tiang telepon, jembatan, pasar, sekolah, tempat ibadah dan lainnya. Pihaknya tidak akan melepas APK yang menempel pada bangunan pribadi, dengan asumsi urusan izin berada pada pemilik bangunan.”Jika keberatan, tentunya pemilik bangunan akan melepas APK yang ditempel,” katanya Jumat (18/5).

Dalam kegiatan tersebut, berhasil melepas ratusan stiker, posterdan sejenisnya yang terpasang di fasilitas umum. Bahkan mereka juga menemukan APK yang dipasang tidak jauh dari tempat ibadah.

Lokasinya di masjid Dusun Maliyan Desa Kalinegoro.Ini jelas merupakan pelanggaran.”Pelanggaran itu termasuk terdapat umbul-umbul banner yang letaknya kurang dari 10 meter dari tempat ibadah, juga kami minta dipindahkan,” tutur Mujib.

Menurut Mujib pihaknya akan terus mengawasi pelanggaran pemasangan APK, sekaligus melaporkan temuan apabila terdapat APK milik KPU yang rusak. Tujuannya agar masa kampanye ini dapat berjalan maksimal dan program pasangan calon sampai kepada masyarakat sebagai pemilih “Intinya kami berharap, meskipun dipasang di tempat-tempat umum, namun jangan di fasilitas umum,” tandasnya.(dem/din/mg1)