PURWOREJO-Pelayanan terbaik harus tetap diberikan kepada masyarakat. Karena itu tidak ada alasan bagi karyawan untuk bermalas-malasan dalam bekerja. Pesan ini disampaikan Bupati Purworejo Agus Bastian menyambut Ramadan 1439 H. “Selain pelayanan, pimpinan juga harus bisa memberikan kesempatan bagi karyawan yang beragama Islam untuk menjalankan ibadah dengan khusuk
dan tenang,” harapnya Jumat (18/5).

Sedangkan kepada para ulama, mubaligh dan dai, Bastian meminta untuk memberi tuntunan dan bimbingan mengenai ketauhidan, akhlaq mulia, salat, dan zakat. Selain itu juga upaya pengentasan kemiskinan dan lain-lain.

Dalam penyampaian ceramahnya, Agus meminta para ulama membantu menciptakan kerukunan hidup umat beragama dan antar umat beragama sehingga harmonis. “Jangan menyinggung hal-hal sensitif dengan tidak menyebarkan berita bohong (hoax) yang dapat menyebabkan perpecahan persatuan umat, demi terpeliharanya stabilitas nasional yang kondusif dan mendukung suksesnya pembangunan,” tambahnya.

Bupati juga meminta seluruh masyarakat muslim agar memanfaatkan momen
kali ini dengan melaksanakan ibadah sebaik-baiknya. Menjaga, mengisi dan memakmurkan Ramadan dengan amal kebajikan dalam pengertian luas (tarawih, tadarus Alquran, pengajian, shodaqoh, penyantunan fakir miskin dan yatim piatu serta amal ibadah lainnya).

Selain itu juga menghindari perkataan fitnah dan perbuatan yang dapat mengurangi kekhusukan dan pahala ibadah puasa Ramadan.Bagi mereka yang memiliki usaha rumah makan/warung makan/restoran, agar menghormati dengan tidak memasarkan barang dagangannya secara terbuka pada siang hari.

Pengusaha hiburan diminta agar ikut menjaga ketenangan dan menghormatinya dengan tidak melakukan kegiatan usaha secara terbuka baik pada siang hari maupun pada malam hari.

Tokoh masyarakat dan pemuka agama juga diminta untuk mendorong terciptanya suasana kondusif di masyarakat, mengutamakan persatuan dan kesatuan umat, saling hormat menghormati dan saling menghargai. Juga menciptakan suasana harmonis di masyarakat dan menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah. Tidak menjual/memasarkan barang-barang terlarang. (udi/din/mg1)