MAGELANG – Dibangunnya dua perumahan vertikal di Kota Magelang disambut hangat kalangan dewan. Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno berharap pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) dan rumah khusus (Rusus) oleh Kementerian PUPR tidak berhenti hanya di Kelurahan Wates saja.

Dia juga mengusulkan pembangunan rusunawa atau rusus untuk para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Magelang. Itu mengingat masih banyaknya ASN di lingkungan Pemkot Magelang yang belum memiliki rumah.

“Rumah juga menjadi kebutuhan para PNS (ASN). Masih banyak ASN di lingkup Pemkot Magelang yang belum memiliki rumah. Kami dengar Kementerian PUPR punya program membangun Rusunawa atau Rusus untuk ASN. Nah, kami harapkan itu juga bisa dibangun di Kota Magelang,” katanya Kamis (17/5).

Udik, sapaan Budi Prayitno, mengungkapkan, pihaknya siap membantu jika memang Pemkot Magelang bersedia untuk menangkap peluang dari Kementerian PUPR tersebut. Hanya, dia mengakui jika ada keterbatasan lahan di Kota Magelang yang dapat dibangun rusunawa atau rusus untuk ASN.

“Namun, keterbatasan ini bisa dicari jalan keluarnya jika memang pemerintah memiliki niat baik. Misalnya dengan membeli sebidang tanah di wilayah Kabupaten Magelang dan dibangun Rusunawa atau Rusus ASN tersebut. Kira-kira bisa tidak Kementerian PUPR mengabulkan cara tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, kalau memang tidak bertentangan dengan aturan di Kementerian PUPR, maka cara tersebut bisa dilakukan. Pemkot Magelang bisa mencari sebidang tanah di wilayah Kabupaten Magelang yang diperuntukkan bagi rusunawa atau rusus untuk ASN.

“Saya ingat dulu pernah ada pembangunan kompleks perumahan di Kalinegoro, Kabupaten Magelang yang diperuntukkan bagi PNS sampai sekarang masih. Kemudian di Kota Magelang ada di Mateseh di saat wali kota pak Bagus Panuntun. Menurut saya hal itu bisa dilakukan lagi, misal ambil di wilayah Payaman atau Bandongan,” jelasnya.

Menurut Udik, soal lokasi memang haruslah dekat dengan wilayah Kota Magelang, tempat ASN itu bekerja. Hal ini seiring dengan tujuan Kementerian PUPR yang memprogramkan Rusunawa atau Rusus ASN agar tempat tinggal ASN dekat dengan tempatnya bekerja.

“Percuma kalau lokasinya jauh. Harapannya, setelah ASN nanti memiliki rumah sendiri kinerjanya makin meningkat untuk kemajuan Kota Magelang,” imbuhnya.

Saat di Magelang, Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi mengungkapkan, selain membangun rusunawa dan rusus untuk kalangan MBR, pihaknya juga memiliki program untuk membangun rusunawa atau rusus untuk ASN. Mekanismenya hampir sama, yakni pemerintah daerah yang menyediakan tanah.

“Kalau pemerintah daerah ada lahan, kami akan bantu. Ada juga kan ASN yang masuk kategori MBR (masyarakat berpenghasilan rendah), sehingga laik mendapatkan bantuan rumah tersebut,” ungkapnya. (dem/ila/mg1)