MAGELANG – Sempat menjadi salah satu proyek yang tertunda pada tahun anggaran 2014 silam, bersamaan dengan pembangunan Gedung BLK dan Pasar Stres, sodetan Jalan Sarwo Edi Wibowo – Jalan Jenderal Sudirman akhirnya diresmikan.

Sodetan jalan sepanjang 250 meter dan lebar 12 meter ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Simpang Lima Artos Mertoyudan.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Baja Persada ini sempat dipertanyakan. Sebab, proyek dengan total anggaran Rp 3,5 miliar ini pembiayaan melalui dua tahun anggaran (multiyears).

“Kenapa harus dibiayai dengan multiyears untuk pembangunan sodetan jalan tersebut. Setelah sempat menjadi proyek yang gagal lelang pada tahun 2014,” kata Ketua Fraksi Hannas DPRD Kota Magelang.

Wali Kota Sigit Widyonindito menyatakan, proyek yang sudah dilelang sejak Desember 2017 tersebut sudah diresmikan. “Seperti yang sudah saya janjikan, pagi ini kami buka jalan pintas Sarwo Edi Wibowo-Sudirman. Pembukaan ini dalam rangka mendukung pemerintah untuk mengurai kemacetan di Kota Magelang,” kata Sigit, Kamis pagi (17/5).

Menurut Sigit, dengan dibukanya jalan sodetan tersebut, arus lalu lintas selama menjelang dan ketika libur Hari Raya Idul Fitri diharapkan bisa lancar.

“Saya juga sudah minta kepada OPD (organisasi perangkat daerah) terkait untuk melengkapi infrastruktur dan rambu. Contohnya untuk penerangan, kalau malam sini kan agak gelap, saya minta nanti diatur bagaimana penerangan yang baik. Taman juga dibuat rapi,” tuturnya

Sementara itu, saat peresmian kemarin, beberapa pekerja tampak sedang menyelesaikan pemasangan keramik. Bahkan hingga sore hari masih terlihat pekerja yang membetulkan letak tiang telepon.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Magelang Yonas Nusantrawan Bolla menjelaskan, pengerjaan jalan sodetan tersebut saat ini sudah selesai, hanya tinggal finishing saja.

Menurutnya, pertimbangan membuka jalan tersebut karena sudah mendekati libur lebaran sekaligus libur sekolah. Dengan begitu, akan banyak kendaraan yang lewat. Disamping itu, karena konstruksi jalan berupa aspal hotmix, maka semakin sering dilalui akan semakin halus dan bagus.

Yonas mengatakan, DPU telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Magelang Kota terkait operasional jalan. Untuk sementara, jalan satu arah ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan umum dan pribadi, kecuali truk dan bus.

“Jalan ini khusus bagi kendaraan yang melaju menuju arah Kota Magelang,” jelasnya.

Beberapa fasilitas, lanjutnya, masih akan ditambah di ruas jalan tersebut. Di antaranya rambu-rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, dan taman penghijauan. “Besok masih akan kami tambah marka juga, tapi menunggu jalan halus dulu,” ujarnya kemarin. (dem/ila/mg1)