KULONPROGO-Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat saat Ramadan dan Lebaran nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui Dinas Perdagangan Kulonprogo juga akan menggiatkan pemantauan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Selain itu juga akan menghelat pasar murah serta operasi pasar murni (OPM).

“Kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan mampu menurunkan harga sembako yang saat ini dirasakan tinggi oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kulonprogo Krissutanto saat pembukaan Pasar Takjil Ramadan di Alun-alun Wates (Alwa), Kulonprogo, Kamis (17/5).

Pasar Takjil Ramadan ini akan berlangsung hingga 12 Juni mendatang. Tujuan kegiatan ini membantu masyarakat dalam mendapatkan menu berbuka. Selain itu juga untuk memberdayakan para pedagang dan PKL.

Sebanyak 30 stan kuliner meramaikan agenda rutin tahunan ini. Meeka menjajakan berbagai macam kuliner menu berbuka khas Kulonprogo. Kegiatan juga diselingi Pasar Murah produk sembako oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Cabang Jogjakarta.

“Mungkin ada ibu rumah tangga sibuk dan tidak sempat menyiapkan menu berbuka puasa, kita siapkan di sini. Dengan menempati stan yang disediakan, diharapkan pembelinya banyak dan mereka bisa mendapatkan penghasilan yang layak,” jelasnya.

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo Kegiatan ini selain untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan 1439 H, sekaligus juga sebagai wadah kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya para perajin olahan makanan dan pedagang kaki lima. Lewat kegiatan ini dia berharap mereka bisa meningkatkan penghasilan dan mencukupi kebutuhan bagi keluarganya. (tom/din/mg1)