JOGJA – Dinas Perhubungan (Dishub) DI Jogjakarta menargetkan zero accident pada arus mudik dan balik di DIJ pada Lebaran tahun ini. Meski target tersebut terkesan muluk, bukan berarti mustahil terwujud.

Kepala Dishub DIJ Sigit Sapto Raharjo mengatakan dua program yang bakal dilaksanakan Dishub DIJ bersama sejumlah instansi. Yakni peningkatan keselamatan penumpang serta kelancaran lalu lintas selama masa liburan.

“Untuk program keselamatan penumpang kalau bisa sih zero accident,” kata Sigit Kamis (17/5).

Upaya merealisasikan target tersebut, Dishub DIJ akan melakukan ramp check terhadap angkutan mudik seperti bus antarkota antarprovinsi (AKAP), bus antarkota dalam provinsi (AKDP) hingga angkutan perkotaan.

Selanjutnya, petugas akan melakukan inspeksi serta pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh awak angkutan. “Termasuk aka nada tes urine juga demi meminimalisir kecelakaan,” kata Sigit.

Dikatakan, untuk memastikan kelancaran lalu lintas pada Lebaran mendatang, pihaknya telah menyiapkan beberapa strategi. Salah satunya dengan rekayasa lampu lalu lintas dan penyampaian informasi melalui perangkat kontrol lalu lintas yang dapat menampilkan berbagai pesan atau disebut variable message signs (VMS).

“Kami siapkan juga rekayasa arus lalu lintas untuk mengantisipasi titik-titik kemacetan,” kata Sigit.

Soal Malioboro, Sigit bakal memaksimalkan sirip-sirip sebagai lahan parkir. Apalagi tempat khusus parkir (TKP) di Jalan Beskalan dipastikan belum bisa dimanfaatkan karena baru selesai pengerjaannya akhir 2018.

“Dengan kondisi Malioboro sekarang ini, nanti bagaimana caranya supaya penggal-penggal jalan itu bisa dimanfaatkan untuk parkir,” kata Sigit. (bhn/iwa/mg1)