JOGJA – Bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja diserahkan bantuan alat penanggulangan bencana kemarin. Di antaranya motor roda tiga, handy talky (HT), pelampung, dan alat vertical rescue. Penyerahan bantuan dihadiri perwakilan relawan dari setiap KTB (Kampung Tanggap Bencana).

BPBD Jogjakarta sudah memberikan pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana di tiap KTB. Sedangkan kampung penerima bantuan terdiri dari Purbayan, Sidikan, Serangan, Mangkuyudan, Lempuyangan, Gemblakan, Kadipaten Kulon, Kepatihan, Pengok, Bangunrejo, Gampingan, Notoyudan, Sayidan, Kepuh dan Baciro.

Kepala BPBD Jogjakarta Agus Winarto berharap batuan peralatan dapat dirawat untuk kepentingan bersama. Bukan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau peralatan digunakan untuk kepentingan pribadi seperti jualan akan kami tarik,” tegas Agus.

Penyerahan bantuan ini merupakan program Pemkot Jogjakarta agar masyarakat siap menanggulangi bencana. Beberapa lokasi di Jogjakarta adalah daerah rawan bencana. Di antaranya banjir dan kebakaran. Nantinya akan disumbangkan pompa air, gergaji mesin dan genset.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Jogjakarta Budi Purwono mengatakan peralatan yang diberikan sesuai standar minimal penanganan bencana. Sehingga bisa dimanfaatkan untuk mitigasi bencana.

Tiap kampung memiliki persoalan bencana berbeda. Diharapkan setiap KTB bisa membantu KTB lain ketika terdampak bencana. “Yang terpenting koordinasi tiap KTB,” ujar Budi.

Salah satu penerima bantuan dari Kepuh, Setyo Rahprobo siap merawat peralatan tersebut. “Amanat yang sudah diberikan akan kami lakukan. Agar saat bencana datang peralatan dapat digunakan,” ujar Setyo. (cr5/iwa/mg1)