SLEMAN – Jelang menjamu Martapura FC di pekan kelima Liga 2, Rabu (16/5), beberapa pemain PSS Sleman yang cedera hampir segera pulih. Keduanya yakni gelandang bertahan Syamsul Chaeruddin dan Arie Sandy. Jika kembali 100 persen di hari pertandingan maka tidak menutup kemungkinan bisa dimainkan. “Samsul hampir, tapi belum 100 persen. Kalau memang bisa diturunkan akan dimainkan,” kata Pelatih CaretakerPSS, Seto Nurdiyantoro, Senin (14/5).

Sedangkan Arie Sandy urung dimainkan saat PSS bertandang ke PSBS Biak karena demam. Seto menyebut, kondisinya berangsur-angsur pulih. Keduanya akan dipantau sampai dengan latihan terakhir sebelum diputuskan bisa masuk susunan pemain atau tidak.

Jikapun tidak bisa dimainkan, Seto menilai beberapa pemain PSS lain siap menggantikan. Menghindari agar tidak ada pemain lagi yang cedera, pelatih hanya memberikan porsi latihan ringan untuk pengondisian fisik Ahmad Hisyam Tolle dkk.

“Banyak yang cedera, risiko kalau saya kasih latihan berat. Kami ingin anak-anak siap tempur dalam kondisi apapun. Mereka semangat untuk menampilkan kemampuan terbaik dan bangkit,” bebernya.

Seto menilai, kedua pemain memiliki peran sebagai penghubung antara lini depan dengan barisan tengah. Syamsul bahkan bisa menjadi penjaga tempo dan pembagi bola di gelandang bertahan. Selain itu, juga benteng awal dari serangan-serangan lawan.

Selain itu, di bawah Seto yang biasa memainkan ballposesion, kontrol lapangan tengah penting untuk menguasai permainan. Dia juga mengganti skema 4-1-4-1 dengan 4-3-3 yang lebih menyerang saat melawat ke Biak. Meskipun kadang, skema standarnya adalah 4-2-3-1 yang lebih seimbang. “Kami ingin pemain nyaman dengan skema main yang terbaik bagi tim,” ungkap Seto. (riz/din/mg1)