Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIJ mengimbau pengelola tempat-tempat hiburan untuk mematuhi aturan selama bulan Ramadan. Pihaknya tetap akan melakukan penertiban terhadap tempat-tempat hiburan yang ditemukan menyalahi aturan.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP DIJ Lilik Andi Ariyanto menyatakan, penegakan aturan terhadap tempat-tempat hiburan akan digalakkan. Targetnya tempat-tempat hiburan malam yang menjual miras maupun menyalahi jam operasional yang telah ditentukan.

“Untuk penegakannya kita bekerjasama dengan Satpol PP yang ada di kabupaten dan kota. Karena aturan kebijakannya ada di masing-masing wilayah,” jelas Lilik Senin (14/5).

Tempat-tempat hiburan yang marak di DIJ seperti kafé, panti pijat, spa, salon tempat karoke dan game station. Di mana sebagian besar tempat hiburan yang cukup hits seperti panti pijat, spa dan salon banyak terdapat di Sleman.

Satpol PP DIJ sendiri tidak mengetahui data secara resmi jumlah tempat hiburan yang ada. Namun seperti panti pijet dan spa, menurutnya, cukup marak di sejumlah lokasi seperti Jalan Solo, Jalan Monjali, Jalan Kabupaten dan Ring Road.

Dijelaskan, setiap wilayah sudah memilih kebijakan terhadap penyelenggaraan tempat hiburan saat bulan Ramadan. Seperti di Sleman, telah ada Perbup Nomor 26/2013 tentang Penyelenggaraan Usaha Hiburan Umum, Rumah makan, Restoran, dan Hotel pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam Perbup itu cukup jelas aturannya. Untuk usaha hiburan seperti kafe dan tempat karoke beroperasi pukul 21.00-24.00. Selama beroperasi di bulan Ramadan, tempat hiburan juga dilarang menyediakan miras. Sementara untuk salon, spa dan pati pijat, hanya boleh beroperasi pada siang hari mulai, pukul 09.00 -17.00. “Untuk operasi bisa sewaktu-waktu. Bila menyalahi aturan, kami serahkan penegakannya di masing-masing daerah,” jelasnya.

Yang terbaru, operasi penertiban di tempat karaoke yang ada di Pantai Parangtritis, Bantul.Selain menegakkan perizinan terhadap usaha hiburan, razia itu juga dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat sekitar. “Jelang Ramadan, kita berharap kondusif,” terangnya. (bhn/laz/mg1)