GUNUNGKIDUL – Menderita sakit dan terlilit hutang merupakan salah satu persoalan dalam kehidupan. Jika kedua permasalahan tersebut tidak mampu diselesaikan dengan harta, solusinya adalah berdoa.

Hal tersebut disampaikan pembicara Siti Juriah dalam acara seminar di Pondok Pesantren Al Hikmah, Karangmojo akhir pekan lalu. Ahli ekonomi yang memiliki pengalaman berhutang Rp 4 miliar itu memberi semangat kepada jamaah agar jangan berputus asa. “Pendekatan diri kepada Allah SWT maka masalah akan selesai dengan ilmu langit. Ilmu langit yang jalani ada jujuh pilar, ada tujuh obat terapinya,” kata Siti Juriah.

Menurutnya, pertama yang harus dilakukan adalah salat di awal waktu, salat tahajud, salat duha, puasa Senin dan Kamis, baca Al quran beserta terjemah dan sedekah. Pemicunya adalah sedekah. Sedekah bisa menyelesaikan banyak perkara mulai dari penyakit, hingga hutang. “Dalam kondisi ketimpangan silakan bersedekah. Hutang lunas, sakit sembuh dengan sedekah. Sedekah istimewa dalam bentuk tenaga, harta dll,” ujarnya.

Bagimana jika telanjur berhutang? Kata ustadah harus segera selesaikan. Kalau memiliki harta segera bayarkan. Namun misalkan sudah mentok karena tidak ada lagi harta benda maka ditempuh dengan ilmu langit. “Sedekah untuk orang lain, maka yang kita beri itu akan kembali ke kita dalam jumlah berlipat ganda,” tegasnya.

Apa cukup dengan berdoa saja? Kata dia, doa dan usaha adalah sama yakni, dari hamba dan kembali ke hamba itu sendiri. Terpenting adalah menata diri, kemudian ada usaha biarkan Alloh memberikan jalan. “Usaha apapun kalau tidak mendapat ridho dari Allah SWT tidak akan berkah. Terpenting adalah menata hati dan kehidupan kmudian usaha biarkan Allah yang memberi,” ucapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Karangmojo Harun Al Rasyid mengatakan, sedikitnya ada puluhan orang telah didampingi karena bermasalah dengan hutang. “Harapan kami, umat islam menjadi insan yang kuat terbebas dari hutang dan mendekatkan diri kepada Alloh SWT,” kata Harun Al Rasyid. (gun/din/mg1)